• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribun Jatim
Home » Jatim

Prostitusi Pelajar Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Oktober 2011 17:41 WIB
Prostitusi Pelajar Dibongkar Polisi
net
Ilustrasi
TRIBUNJATIM.COM,MOJOKERTO- Jajaran Polres Mojokerto berhasil membongkar praktek prostitusi kalangan pelajar.

Ironisnya, gadis belia penjaja cinta ini masih berumur 16 tahun. Mereka terpaksa berlaku begitu, karena ekonomi keluarganya yang miskin.

Praktek prostitusi yang melibatkan para pelajar usia belia ini terungkap, ketika warga curiga dengan keberadaan rumah Sudarso (48). Karenanya, warga pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Gondang.

Mendapatkan laporan tersebut, Kapolsek Gondang AKP Shodiq AF bersama anak buahnya melakukan pengintaian di rumah yang berada di Dusun Kesono, Desa Bakalan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto tersebut. Dari hasil pengintaian itu, didapati, seorang pelajar yang masih menggunakan seragam sekolah melayani seorang tamu.

Karena melibatkan anak dibawah umur, akhirnya kasus ini pun diambil alih Satuan Reserse Polres Mojokerto. Dari hasil pengembangan, ternyata Sudarso membuka praktek prostitusi khusus gadis muda belia. Uniknya, praktek mesum ini dilakukan tidak setiap hari. Tetapi hanya khusus hari Jumat dan Sabtu saja.

Praktek prostitusi ini pun tak bisa dilakukan di luar atau yang dikenal dengan istilah booking. Para lelaki hidung belang, bisa menikmati gadis belia tersebut hanya di sebuah kamar di rumah Sudarso. Kamar ini, memang dikhususkan untuk praktek prostitusi tersebut.

“Praktek prostitusi ini diduga sudah berlangsung lama,” ujar Kapolres Mojokerto AKBP Prasetijo Utomo SIK.

Dari penggerebekan yang dilakukan polisi tersebut, ditemukan dua gadis belia di rumah Sudarso. Salah satu dari gadis belia ini, yakni berinisial Si (16), gadis yang masih duduk di bangku kelas 2 sebuah SMU, sedang melayani tamu. Sementara, Id (16) temannya, masih duduk di kursi yang berada di ruang tamu.

Si, yang tinggal di Gondang ini mengaku sudah 8 kali melayani tamu. Kesemuanya itu melalui perantara Sudarso. Sebanyak itu dilakukannya pula di rumah Sudarso.

“Kami mengira masih banyak korban-korban lain yang diperdagangkan tersangka Sd (Sudarso, red) ini,” ujar Prasetijo.


Sumber : Surya
Penulis : Imam Hidayat
Editor: Yoni Iskandar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
6752 articles 55 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
berita POPULER
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas