• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 30 Agustus 2014
Tribun Jatim

Misteri Lorong Hantu di Royal

Kamis, 2 Februari 2012 17:58 WIB
Misteri Lorong Hantu di Royal
net
Ilustrasi
TRIBUNJATIM.COM,SURABAYA -  Setelah tampil di Tunjungan Plaza (TP), Rumah Hantu Indonesia (RHI) menggelar wahana berhantu di Royal Plaza mulai Kamis (2/2). Bila di TP, wahananya berupa Misteri Gedung Tua dan Misteri Bekas Rumah Sakit, di Royal berganti nama menjadi Misteri Lorong Hantu.

Meski berganti nama, namun inti dari wahana ini adalah areal yang menyeramkan, berupa patung-patung dan ornamen yang menakutkan, serta orang-orang yang berlakon hantu atau biasa disebut talent.

Disetiap wahana, ada puluhan talent yang berlakon sebagai hantu, berupa pocong, kuntilanak, sundelbolong, gendruwo, si bongkok, tuyul, suster ngesot, dan sejenisnya, yang sudah dikenal umum di masyarakat Indonesia.

Beberapa talent, ada yang sudah puluhan kali melakoni profesi sebagai hantu di wahana-wahana seperti ini. Diantaranya Icha (25) dan Nova (26). Untuk Icha, dia sering berperan di berbagai jenis hantu perempuan.
"Bisa sebagai suster ngesot, kuntilanak, dan lain sebagainya. Terserah permintaan," jelas Icha.

Sementara Nova, adalah spesialis lakon Kuntilanak. Keduanya tampil setelah dirias oleh tim artistik dari RHI, yang merupakan satu-satunya operator wahana hantu.

Selama melakoni sebagai hantu, Icha dan Nova mengaku tidak ada kesulitan dan tidak pernah kemudian menjadi ditakuti sendiri oleh mungkin hantu yang tidak tampak lainnya.

"Yang ada malah, pengunjung itu yang ternyata tidak takut dan malah meledek kami, kalau kami bukan hantu beneran, hantu palsu. Ketika ditakuti atau dipegang malah balas pegang atau mencoba mreteli aksesoris hantu yang kita pakai," jelas Nova yang sudah dua tahun ikut dalam tim telent di RHI dan menjadikannya sebagai profesi.

Bila hal itu terjadi, malah mereka yang lari dan minta bantuan temannya sesama talent hantu untuk bantu menakuti pengunjung itu.

Tapi bila ada pengunjung yang ketakutan, bagi Icha, dirinya semakin girang. Sehingga makin semangat untuk menakut-nakuti.
"Sampai banyak juga pengunjung yang pingsan. Kalau seperti itu, saya jadi merasa bersalah, meski kemudian saya sadari kalau ini adalah pekerjaan saya," ungkap Icha.

Dalam melakoni pekerjaan sebagai hantu, keduanya mengaku melakukannya demi uang. Tapi ketika ditanya, berapa gaji yang mereka peroleh dengan menjadi hantu, keduanya sepakat bungkam.

"Ada deh, pokoknya bisa untuk mencukupi kebutuhan hiduplah," kata Nova.
Musri Bejo, sebagai owner dari RHI, mengaku punya 28 talent yang tampil sebagai hantu di setiap wahana hantu.

"Mereka kami hargai secara profesional. Rata-rata tidak perlu belajar khusus, pokoknya bisa dan berani menakuti, bisa jadi talent," ungkap Musri, sambil menyebut bila RHI saat ini punya 5 tim, ada 4 tim sedang tampil di wahana hantu Jakarta, Tegal, Semarang, dan Surabaya.


Sumber : Surya
Penulis : Sri  handi lestari
Editor: Yoni Iskandar
Komentar

Berita Populer
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved l About Us l Privacy Policy l Help l Terms of Use l Redaksi l Info iklan l Contact Us l Lowongan
Atas