• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribun Jatim

Profesionalisme Wartawan Masih Dipertanyakan

Selasa, 15 Mei 2012 12:58 WIB
TRIBUNJATIM.COM,SURABAYA- Profesionalisme jurnalis (wartawan) masih dipertanyakan sebagian kalangan.

Dekan Fakultas Hukum Unair Surabaya Prof M Zaidun mengatakan, sampai saat ini masih ada perdebatan apakah jurnalis itu profesi atau bukan. Pasalnya, untuk menjadi profesi haruslah profesional dan ada syarat, tanggungjawab yang melekat serta  mempunyai keahlian yang spesifik.

Tapi kenyatannya, banyak wartawan yang melenceng jauh dari keahliannya. Dia mencontohkan sarjana hukum yang harus ngepos di ekonomi yang bukan spesifikasinya.
Untuk itu, Zaidun menyarankan agar ada kompetensi yang jelas yang dimiliki jurnalis.

"Misalnya hukum, ya harus jurnalis hukum. Kalau pindah ekonomi, harus pahami ekonomi dahulu,"kata Zaidun dalam diskusi hari pers sedunia dan launching buku saku panduan hukum bagi jurnalis yang digelar LBH Pers di RM Taman Sari Indah, Surabaya, Selasa (15/5/2012).

Namun profesionalisme itu bisa juga  dilekatkan pada profesi jurnalis, bukan di jurnalisnya sehingga tidak butuh spesifikasi pengetahuan di bidangnya.

Sementara itu Ketua Perhimpunan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim M Munir mengatakan, untuk menjawab keraguan kompetensi wartawan, saat ini mulai digelar uji kompetensi yang dilakukan oleh perusahaan media maupun oleh organisasi wartawan yang mendapat sertifikat dewan pers yakni Aliansi jurnalis Independen (AJI) dan PWI.
"Dari kompetensi ini akan digolongkan menjadi wartawan muda, madya atau utama,"terangnya.

Sumber   : Surya
Penulis    : Musahadah
Editor: Yoni Iskandar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
18264 articles 55 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
berita POPULER
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas