• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribun Jatim

ITS Buka Jalur Kemitraan Mandiri Tanpa Tes

Rabu, 6 Juni 2012 17:57 WIB
TRIBUNJATIM.COM,SURABAYA- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mencari mahasiswa tanpa tes. Meski tidak diterima di jalur undangan maupun ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), nanti masih ada kesempatan kuliah di ITS.

Kampus negeri di Sukolilo ini membuka jalur Program Kemitraan Mandiri (PKM). Sama dengan jalur Mandiri di Unair, untuk masuk ke jalur ini harus mau membayar relatif lebih mahal.

"Tapi kami tak lagi menyeleksi calon mahasiswa dengan ujian tulis lagi," kata Pembantu Rektor I ITS Prof Herman Sasongko, Rabu (6/6/2012).

Lantas bagaimana ITS menyeleksi jalur non-SNMPTN ini. Herman menyatakan bahwa calon mahasiswa cukup diseleksi melalui nilai yang diraih saat ujian tulis SNMPTN. Jadi tak perlu lagi ada tes tulis untuk jalur PKM ITS.

"Kita akan kembali melacak dan melihat nilai hasil ujian tulis SNMPTN setiap calon mahasiswa. Kami ranking dan kita sesuaikan dengan passing grade. Banyak kok nilai mereka yang sebenarnya layak masuk ITS. Makanya kita tak perlu boros untuk tes masuk lagi," tambah Herman.

Mantan Kepala Jurusan Teknik Mesin ITS ini menolak jika jalur PKM adalah siswa buangan. Meneurutnya, banyak siswa yang sebenarnya layak diterima di program studi ITS. Namun karena salah strategi dan alasan keren biar masuk kedokteran, ramai-ramai masuk. Ternyata tak masuk.

Jika dilihat nilainya layak masuk di ITS, mereka bisa langsung masuk di jalur PKM. Syaratnya, mereka harus lebih dulu tercatat sebagai pendadtar di jalur PKM. Untuk mendaftar di jalur tanpa tes tulis ini bisa dilayani setelah pengumuman jalur ujian tulis SNMPTN 7 Juli.

Jalur PKM tanpa tes ini dinilai sbagai langkah efisien dan tepat. Daripada membuat soal lagi dengan cara menurunkan tingkat kesulitan soal dan dalam kualitas direndahkan, lebih baik mengacu pada ujian tulis SNMPTN. Soal ini sudah terstandardisasi.

Herman mengaku tak hapal persis beaya masuk jalur PKM. Yang jelas lebih mahal dari jalur undangan dan ujian tulis SNMPTN. Jalur PKM ini memberikan daya tampung 40 persen dari total daya tampung. 60 persen adalah pagu untuk jalur undangan dan ujian tulis SNMPTN.

Sesuai daya tampung atau pagu ITS, semua sudah terdistribusi di jalur masing-masing. Pagu di jalur
undangan (SNMPTN tanpa tes) sebanyak  700, jalur ujian tulis 1.547
dan khuus jalur PKM tersedia pagu 978 kursi.


Sumber   : Surya
Reporter :  Faiq nuraini
Editor: Yoni Iskandar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
19709 articles 55 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
berita POPULER
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas