• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 22 Agustus 2014
Tribun Jatim
Home » Jatim

Curi Kotak Amal, 2 Pemuda Dihajar Warga

Senin, 7 Januari 2013 14:53 WIB
Curi Kotak Amal, 2 Pemuda Dihajar Warga
surya/ doni P
Petgas menunjukkan kotak amal yang dibobol maling
TRIBUNJATIM.COM,MADIUN - Dua remaja yang nekat mencuri kotak amal masjid Al Hikmah Desa Wayut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun,Jawa timur, babak belur dihajar warga setempat, Minggu (6/1/2013) malam.

Kedua pelaku tepergok warga setempat saat hendak membawa kabur uang bernilai ratusan ribu itu.

Untuk menghindari amuk massa, kedua remaja itu langsung diamankan dan digelandang ke Polsek Jiwan untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatannya. Pasalnya, selain babak belur, mata kiri salah seorang pelaku membiru akibat dihajar massa.

Kedua pelaku pencurian itu adalah Aditya (19) warga Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun dan Debby R warga JL Borobudur, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Aksi pencurian yang dilakukan kedua tersangka sekitar pukul 21.30 WIB itu, diketahui salah seorang warga setempat yang melintas di depan masjid itu. Saksi curiga karena keduanya tidak salat, akan tetapi sibuk membuka kotak amal yang hendak dibawa bakur itu.

"Kami mencurigai gelagat keduanya sejak memasuki halaman masjid, karena bagi kami keduanya tak ada niat salat," terang saksi Wahyu Santoso (37) warga setempat kepada Surya, Minggu (6/1) malam.

Selain itu, Wahyu mengungkapkan jika aksi pencurian kotak amal di masjid kampungnya itu, bukan kali pertamanya. Akan tetapi, sudah sering terjadi dan berkali-kali kehilangan uang di dalam kotak amal.

Dalam hitungan sebulan terakhir, sudah ada 2 kali kasus kehilangan uang kotak amal dengan modus yang sama yakni mencongkel kunci kotak amal yang ada di masjid itu.

"Kami curiga karena kedua remaja ini bertato, sekaligus beranting di telinga bagian kanan. Saat mereka masuk dibiarkan. Namun sejumlah warga menjebak dan mengikutinya kedua remaja itu hingga di sebuah warung di Kelurahan Winongo. Karena sudah membawa uang masjid dan tak mengakuinya, karena kesal sejumlah warga menghajar kedua pelaku hingga babak belur," tagasnya.

Salah seorang pelaku pencurian, Aditya mengaku terpaksa mencuri kotak amal karena tidak memiliki uang untuk jajan setiap hari. Apalagi, keduanya selama ini tidak bekerja sama sekali.

"saya baru pertama kali ini mencuri kotak amal di masjid tadi," kilahnya.

Sementara, Kapolsek Jiwan, AKP Gampang menegaskan pihaknya belum bisa memastikan nilai uang yang dibawa kedua pelaku karena masih dalam proses pemeriksaan. Namun demikian, kedua tetap diperiksa dan bakal dijerat dengan pasal 363 dan 362 tentang Pencurian dan Pemberatan karena dilakukan di malam hari dengan ancaman 7 tahun penjara.

"Uangnya masih kami amankan bersama kotak amal, sepeda onthel serta pakaian kedua pelaku sebagai barang bukti penyelidikan kasus pencurian ini," tandasnya.

Sumber   : Surya
Reporter : Sudarmawan

Editor: Yoni Iskandar
Komentar

Berita Populer
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved l About Us l Privacy Policy l Help l Terms of Use l Redaksi l Info iklan l Contact Us l Lowongan
Atas