• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Jatim
Home » Jatim

Soal IMB The Rayja, Kepala KPPT Batu Bisa Dipidanakan

Kamis, 31 Januari 2013 12:57 WIB
Soal IMB The Rayja, Kepala KPPT Batu Bisa Dipidanakan
warga Batu tutup pintu lokasi pembangunan hotel The Rayja dengan batu
TRIBUNJATIM.COM,BATU- Konflik antara warga dengan pembangun hotel The Rayja di Jalan Raya Punten membuat Dewan Daerah Walhi Jatim, Purnawan D Negara angkat bicara.

Purnawan yang akrab dipanggil Pupung ini mengatakan, Kepala Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) Kota batu, Syamsul Bakrie bisa dipidanakan karena melanggar pasal 111 UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

"Berdasarkan dokumen IMB The Rayja keluar tanggal 30 Januari 2012, sedangkan dokumen UKL-UPL hingga Maret 2012 belum selesai. Harusnya dokumen UKL-UPL keluar dulu sebagai syarat keluarnya IMB," kata Pupung di sela mendampingi warga yang aksi di lokasi pembangunan The Rayja, Kamis (31/1).

Ia menyatakan, pejabat yang mengeluarkan IMB, dalam hal ini Kepala KPPT bisa dijerat hukum. Ia menyebutkan, dalam pasal 111 ayat 1 UU 32/2009 menyebutkan, pejabat pemberi izin lingkungan yang menerbitkan izin lingkungan tanpa dilengkapi dengan AMDAL atau UKL-UPL sebagaimana dimaksud dalanm pasal 37 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling banyak Rp 3 miliar.

Bisa juga pejabat dijerat dengan pasal (2) berbunyi, pejabat pemberi izin usaha dan/atau kegiatan yang menerbitkan izin usaha dan/atau kegiatan tanpa dilengkapi dengan izin lingkungan sebagaimana dimaksud dalam pasal 40 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda  paling banyak Rp 3 miliar.

"Telah terdapat fakta, 1 Mei 2012 sekitar 7.000 warga Batu turun ke jalan. Sedangkan sekitar 2.000 warga pada 25 April turun ke jalan. Ini bukti bahwa pembangunan itu meresahkan masyarakat dan UKL-UPL menyebutkan itu, kalau warga resah, UKL-UPL bisa dicabut," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala KPPT, Syamsul Bakrie menolak diwawancarai mengenai kasus ini.


Sumber   : Surya
Reporter : Iksan Fauzi
Editor: Yoni Iskandar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
81454 articles 55 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
berita POPULER
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas