• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribun Jatim
Home » Jatim

Laju Pertumbuhan Penduduk Bangkalan Masih Tinggi

Kamis, 11 April 2013 11:30 WIB
Laporan dari Wartawan Surya,Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bangkalan masih tinggi. Dalam setiap tahunnya mencapai angka 1,54 persen dari jumlah penduduk Bangkalan yang berkisar 1,3 juta lebih.

Angka pertumbuhan penduduk itu disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan (BPP) dan KB Bangkalan, Lily S Mukti dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kependudukan Keluarga Berencana (KKB) dan Pemberdayaan Perempuan, Kamis (11/4/2013) di Aula PKP-RI Bangkalan.

"Di tahun 2012 laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bangkalan mencapai 1,56 persen. kami mentargetkan di tahun 2014 turun hingga 1,1 persen," ungkap Lily S Mukti.

Untuk menekan laju pertumbuhan penduduk di Bangkalan, pihak BPP-KB setempat mengumpulkan 88 orang yang terdiri camat, kepala puskesmas, kepala UPTD KB se Kabupaten Bangkalan.

"Kita harus berkumpul dalam rakerda ini untuk menyamakan persepsi terkait KB. Kesejehteraan masyarakat bisa tercapai apabila laju pertumbuhan penduduk bisa ditekan," tuturnya.

Bupati Bangkalan RK Moh Makmun Ibnu Fuad dalam sambutannya mengatakan, Pemkab Bangkalan tetap akan mengawal dan memproritaskan program KB demi tercapainya keluarga kecil dan bahagia.

"Bangsa maju berawal dari keluarga sejahtera. Salah satunya melalui program KB. Di mana dalam keluarga kecil, pendidikan anak bisa berkualitas," katanya.

Menurutnya, pelayanan KB semakin dibutuhkan masyarakat di tengah himpitan ekonomi. Untuk itu, masyarakat miskin di pelosok harus mendapat prioritas.

"Mereka ingin ikut KB tapi tidak ada biaya. Akibatnya sering jebol. Anak lebih dari dua dan itu membuat mereka kesulitan," paparnya.

Untuk itu, lanjut bupati termuda se Indonesia itu, tidak akan ada toleransi bagi oknum penyuluh di lapangan yang menarik pungli. "Laporkan ke saya langsung dan akan ditindak tegas," tandasnya.

Ada pun Lily S Mukti mengaku masih belum menerima laporan dari warga atas tindakan pungli oleh penyuluh KB. "Mulai dari KB suntik, kondom, inplat, hingga IUD gratis. UPTD KB nanti yang klaim ke kita," ujarnya.
Editor: Yoni Iskandar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
114243 articles 55 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
berita POPULER
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas