Kamis, 27 November 2014
Tribun Jatim

Surat Pengantar Desa Diburu Warga

Kamis, 25 April 2013 11:28 WIB

Surat Pengantar Desa Diburu Warga
Surya/didik mashudi
PENJUAL SOLAR ECERAN
Laporan wartawan Surya,Didik Mashudi


TRIBUNJATIM.COM,KEDIRI
- Pembelian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU kini semakin diperketat.

Pembeli eceran tanpa membawa surat pengantar dari desa bakal ditolak petugas SPBU.

Akibatnya, kini banyak warga yang mencari surat pengantar dari desa. Jika dulu surat pengantar hanya untuk penjual BBM eceran, sekarang mulai pemilik selepan, hand traktor dan gergaji banyak yang mencari surat pengantar.

Pengetatan pembelian BBM menyusul semakin langkanya masyarakat mendapatkan solar di SPBU.

"Sekarang kalau tidak membawa surat pengantar tidak akan dilayani," ungkap Nurwakit, salah satu pembeli BBM eceran kepada Surya Online Didik mashudi, Kamis (25/4/2013).

Diungkapkan Nurwakit, selain harus menunjukkan surat pengantar, pembelian BBM juga dibatasi.

"Tidak hanya solar yang dibatasi, beli bensin juga dijatah maksimal Rp 150.000," jelasnya

Salah seorang petugas SPBU membenarkan semakin ketatnya pembelian BBM untuk para pengecer.

"Sebenarnya prosedur itu sudah lama dilakukan, karena sekarang ada kelangkaan solar kami semakin memperketat," ujarnya.

Jatah kiriman solar sendiri sejak awal April lalu terjadi pengurangan hingga 50 persen. Sehingga stok yang tersedia cepat habis.
Editor: Yoni Iskandar
berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas