Kamis, 27 November 2014
Tribun Jatim
Home » Jatim

Tuban Ajukan Tambahan 200 CPNS

Selasa, 30 Juli 2013 13:45 WIB

Tuban Ajukan Tambahan 200 CPNS
net
Ilustrasi tes CPNS

Laporan Wartawan Surya,Adrianus Adhi

TRIBUNJATIM.COM,TUBAN - Kabupaten Tuban akhirnya mengajukan tambahan kuota CPNS hingga 200 orang pada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen Pan-RB).

Kepastian ini disampaikan oleh Wakil Bupati Noor Nahar Hussein usai mengikuti rapat kordinasi Tim Penangulangan Kemiskinan Tingkat Daerah di Gedung KSPKP, Tuban, Selasa (30/07/2013) siang.

"Ada 400 orang PNS yang pensiun sejak 2010, kemudian kami hanya mendapat 40 CPNS, kemudian yang mengisi kekosongan itu siapa jika tidak dari penerimaan CPNS ini," kata Noor pada Surya.

Noor menjelaskan, alasan permintaan tambahan itu karena penerimaan PNS dari tenaga honorer atau K2 di Tuban yang diterima hanya 30 persen dari 753 tenaga honorer yang ada atau berkisar 225 orang.

Jumlah ini menurut Noor sangat kecil.

"Jika CPNS di Kabupaten Tuban yang diterima hanya 40 orang maka masih ada kekurangan hingga ratusan orang. Karena itu kami mengusulkan tambahan 200 CPNS baru, kami belum tahu berapa yang disetujui nanti," terang Noor.

Noor menjelaskan permintaan tambahan 200 CPNS itu nantinya diperuntukkan bagi tenaga medis, serta tenaga teknis di berbagai instansi. Dua bidang ini disebut Noor sebagai bidang yang paling urgent dibutuhkan selain guru.

Selain alasan tersebut, Noor beranggapan jika anggaran belanja daerah untuk membiayai pegawai juga masih cukup. "Kami hanya menghabiskan anggaran belanja hingga 52 persen, ini nilai paling rendah belanja pegawai dari banyak Kabupaten di Jatim," ungkapnya.

Sementara itu, untuk 40 CPNS yang telah pasti di buka untuk jalur umum ini akan disebar sama rata pada SD dan SMK di seluruh pelosok Kabupaten Tuban.

Artinya, baik itu SD dan SMK akan mendapat jatah 20 guru tambahan.

"Penerimaan ini terbuka bagi siapapun, bagi warga manapun bahkan yang bukan orang Tuban asli. Karena itu pula kami sedikit cemas karena Sumber daya manusia di Tuban bisa digeser oleh sumber daya manusia yang bukan Tuban," katanya.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas