• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribun Jatim

Pemkot Surabaya Matangkan Rencana Penutupan Lokalisasi Klakahrejo

Selasa, 20 Agustus 2013 06:08 WIB
Pemkot Surabaya Matangkan Rencana Penutupan Lokalisasi Klakahrejo
Surya/ Achmad Amru
Puluhan WTS dan Mucikari Lokalisasi Tambakasri setia menunggu Mensos

Laporan Wartawan Surya,Ahmad Amru Muiz  

TRIBUNJATIM.COM,SURABAYA -  Pemkot Surabaya terus mematangkan rencana penutupan lokalisasi WTS di kelurahan Klakahrejo Kecamatan Benowo.

Ini setelah direncanakan penutupan lokalisasi WTS di Klakahrejo akan direalisasi pada 25 Agustus 2013.

Kepala Dinas Sosial Pemkot Surabaya, Supomo mengatakan, saat ini persiapan penutupan memasuki proses pendataan dan sosialisasi.

Dimana dari data sementara diketahui ada sekitar 71 mucikari di lokalisasi Klakahrejo dengan jumlah WTS mencapai diatas 200 orang lebih.

"Data tersebut saat masih terus kami mutakhirkan karena itu menyangkut dana kompensasi bagi mereka," kata Supomo di DPRD Surabaya, Senin (19/8/2013).

Untuk dana kompensasi sendiri, menurut Supomo, Pemkot Surabaya mengusulkan untuk mucikari sebesar Rp 5 juta dan WTS juga sebesar Rp 5 juta. Besaran dana kompensasi tersebut disamakan untuk menghindari kecemburuan.

Hanya saja, saat ini belum diketahui apakah usulan tersebut diterima atau tidak oleh Pemprov Jatim dan Pemerintah Pusat belum ada keputusan.

"Meski demikian belum adanya keputusan soal dana kompensasi tidak akan menunda rencana penutupan lokalisasi itu," ujar Supomo.

Dijelaskan Supomo, sejumlah program pasca penutupan lokalisasi Klakahrejo nantinya Pemkot Surabaya akan membangun sejumlah sarana disekitarnya. Diantaranya taman, tempat olah raga, tempat pemberdayaan masyarakat dan lainya.

Setidaknya, Pemkot akan menyiapkan anggaran mencapai sekitar Rp 6,5 milar untuk pembebasan lahan dan biaya pembangunan berbagai fasilitas tersebut.

"Yang pasti, untuk program pasca penutupan lokalisasi telah disiapkan secara matang. Dan untuk proses penutupan pada dasarnya sama dengan yang telah dilakukan sebelumnya. Diantaranya sosialisasi, pemulangan ke tempat asal penghuni dan sebagainya," tutur Supomo.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Komentar

Berita Populer
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved l About Us l Privacy Policy l Help l Terms of Use l Redaksi l Info iklan l Contact Us l Lowongan
Atas