• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribun Jatim
Home » Jatim

Pilkades di Jombang Serentak Dimajukan, Dewan Mencak-Mencak

Selasa, 3 September 2013 10:07 WIB
Pilkades di Jombang Serentak Dimajukan, Dewan Mencak-Mencak
dok/surya
wara mendatangi TPS Pilkades

Laporan Wartawan Surya, Sutono

TRIBUNJATIM.COM,JOMBANG - Surat Keputusan (SK) Bupati Jombang Suyanto tentang pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 282 desa yang dijadwalkan September-Oktober memicu reaksi keras dari kalangan DPRD setempat.
    
SK itu sendiri bernomor 188.4.45/251/415.10.10/2013 tentang Pemilihan Kepala Desa Tahun 2013.

Dalam SK tersebut, tertuang jadwal tahapan pilkades mulai awal September hingga pelantikan pada minggu keempat Oktober 2013.
    
Kalangan legislatif menuding eksekutif membohongi dewan karena telah memajukan jadwal pilkades secara sepihak.
Padahal sebelumnya telah ada kesepakatan antara ekskutif dan legislatif, pilkades serentak digelar 27 November.
       
“Ini tidak benar. Pemkab seharusnya taat terhadap koordinasi pada rakor saat puasa lalu. Saat itu disepakati pilkades serentak digelar 27 November,” kata Wakil Ketua DPRD Jombang Masud Zuremi, Selasa (3/9/2013).
    
Wakil Ketua DPRD Mastur Baidlowi juga mengungkapkan hal senada.

“Sejumlah pejabat pemkab yang menghadiri rakor sebelumnya telah lalai dengan kesepakatan semula,” kata politis Partai Golkar ini.     
    
Anggota Fraksi PAN, Dhuka, mengganggap Pemkab menelikung legislatif. Apalagi, SK Bupati tentang Pilkades jauh melenceng dari kesepakatan, yakni 27 November menjadi minggu keempat Oktober.     

“Pemkab sudah menelikung. Oleh karena itu kita akan minta SK tersebut diganti sesuai kesepakatan sebelumnya, pilkades digelar 27 November,” ungkapnya.
    
Dikonfirmasi terpisah, Kabag Hukum Gatut Wijaya berkelit SK tersebut sesuai dengan perhitungan waktu dan pertimbangan lainnya yang digagas Pemkab.
    
Disinggung hasil rakor dengan DPRD, Muspida, KPU, dan Polres Jombang, pada Ramadan lalu, Gatut pun tetap mengelak.

“Mana ada tembusan hasil pertemuannya. Tidak ada notulensinya. Jadi tidak bisa kita menindak lanjuti,” kilahnya.
    

Gatut juga menjamin SK tersebut telah disosialisasikan kepada
sejumlah instansi terkait. Ia malah balik menuding, kalangan
dewan tidak paham mekanisme penentuan jadwal pilkades.
    
“Hasil rekomendasi rapat lalu (rakor pilkades pada bulan puasa) tidak ada. Notulensinya juga tidak ada. Mana bisa kita mengada-ada sudah ada rekom dari dewan,” kilah Gatut.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Komentar

Berita Populer
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved l About Us l Privacy Policy l Help l Terms of Use l Redaksi l Info iklan l Contact Us l Lowongan
Atas