• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Tribun Jatim

Buruh Tuntut UMK 2014 Naik 50 Persen

Rabu, 16 Oktober 2013 15:42 WIB
Buruh Tuntut UMK 2014 Naik 50 Persen
surya/adrianus
Ribuan buruh yang memblokir arus lalu lintas Bundaran Waru, Senin (19/11) siang.

Laporan Wartawan Surya,Mujib Anwar

TRIBUNJATIM.COM,SURABAYA - Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jatim menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2014 sebesar 50 persen.

Tuntutan itu disampaikan ratusan buruh ketika menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Jatim, Rabu (16/10/2013).

Setelah menggelar aksi selama sekitar satu jam, perwakilan massa akhirnya ditemui Wakil Gubernur Saifullah Yusuf yang didampingi Asisten III Bidang Kesra Setdaprov Edi Purwinarto dan Kepala Disnakertransduk Hary Soegiri.

Ketua Pimpinan Daerah (PD) Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan SPSI Jatim, Moestopo, mengatakan, tuntutan UMK naik 50 persen tersebut mengacu pada formulasi penetapan UMK tahun 2013 lalu.

Kenaikan itu telah mengacu Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim Nomor 63 tahun 2013 tentang tata cara penetapan dan penangguhan UMK Kabupaten/Kota dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota di Jatim pasal 5 ayat 1.

Di pasal itu dijelaskan, pembahasan usulan besaran nilai UMK oleh Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota dilakukan secara musyawarah mufakat dan merekomendasikan kepada Bupati/Walikota dengan mempertimbangkan tujuh hal.

Antara lain, nilai kebutuhan hidup layak (KHL), nilai UMK tahun sebelumnya, perhitungan inflasi didasarkan pada asumsi inflasi RAPBN tahun berikutnya, kondisi pasar kerja dan kemampuan perusahaan.

"Nah, setelah mempelajari dengan seksama dan mempertimbangkan saran serta pendapat dari berbagai pihak, kami menuntut kenaikan UMK 2014 sebesar 50 persen," tegas Moestopo, ketika ditemui Wakil Gubernur Saifullah Yusuf.

Ini berarti, jika UMK Surabaya 2013 sebesar Rp 1.740.000, maka UMK 2014 diharapkan naik menjadi Rp 2.610.000.

Nilai UMK dengan besaran yang sama juga diharapkan ditetapkan di Gresik. Karena UMK 2013 Gresik sama dengan Surabaya.

Menanggapi hal itu, Gus Ipul mengatakan, usulan dari buruh tentang besaran UMK 2014 akan menjadi bahan pertimbangan dalam diskusi dan pembahasan lebih lanjut tentang besaran UMK sebelum ditetapkan oleh Gubernur Soekarwo.

“Semua usulan kita terima dan akomodasi, baik yang mengusulkan UMK 2014 sebesar Rp 2,5 juta maupun Rp 3 juta. Kan setiap tahun kita (Pemprov) juga menerima usulan dari berbabagi pihak,” terangnya.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Komentar

Berita Populer
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved l About Us l Privacy Policy l Help l Terms of Use l Redaksi l Info iklan l Contact Us l Lowongan
Atas