TribunJatim/

Empat Bulan Diburu, Bos Pengedar Narkoba ke Sekolah ini Akhirnya Ditangkap

Setelah empat bulan memburu, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya akhirnya berhasil menggulung bos pengedar sabu dengan sasaran anak sekolah.

Empat Bulan Diburu, Bos Pengedar Narkoba ke Sekolah ini Akhirnya Ditangkap
SURYA/FATKHUL ALAMY
Tiga tersangka pengedar narkoba yang melakukan penyekapan anak-anak di Wisma Leces Surabaya, saat diringkus Satreskoba Polrestabes Surabaya. 

Laporan wartawan Surya, Fatkhul Alamy

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Setelah empat bulan memburu, tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya akhirnya berhasil menggulung pengedar narkoba jenis sabu, yang menyekap anak-anak untuk dijadikan kurir pengedar ke sekolah.

Kasus penyekapan anak-anak oleh tiga pengedar narkoba jenis sabu di Wisma Leces, Jalan Cimanuk, Surabaya pada Oktober 2016 lalu. 

Tiga pengedar yang dibekuk polisi, yakni Sandy (37) asal JaIan Pagesangan, Maxinus (36), asal Jalan Gubeng Kertajaya dan Yulianto (33) asal Jalan Pakis Surabaya. Mereka diringkus di tempat yang berbeda, Rabu (1/2/2017).

Sandy dan Maxinus ditangkap di Dukuh Menanggal, sedangkan Yulianto digulung di tempat persembunyiannya di Menganti Gresik.

Mereka diburu dan akhirnya diringkus polisi, dari pengembangan dan pemeriksaan tersangka yang sudah tertangkap, Mey Hajir Prasetyo.

Dari Hajir, polisi mendapat informasi Yulianto melakukan transaksi sabu di kawasan Dukuh Menanggal Surabaya.

“Kami akhirnya menangkap Sandy dan Maxinus di Mal Cito Surabaya," beber Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal, Jumat (3/2/2017).

Begitu dua tersangka ditangkap, polisi melakukan penggeeledahan dan menemukan barang bukti empat poket sabu 1,65 gram milik Sandy, ternyata barang itu dipasok dari Yulianto.

Setelah menangkap Sandy dan Maxinus, polisi bergegas mengejar Yulianto dan dimebekuknya saat berada di tepampersembunyiannya di Menganti Gresik.

Halaman
12
Penulis: Fatkhul Alamy
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help