Ujian Akhir Pakai Komputer, Tak Barlaku di Daerah Kepulauan di Jatim

Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang dimulai 15 April 2017 untuk jenjang SMK, tak berlaku untuk sejumlah daerah Kepulauan di Jatim.

Ujian Akhir Pakai Komputer, Tak Barlaku di Daerah Kepulauan di Jatim
Ist
Ilustrasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 

 Laporan Wartawan Surya, Neneng Uswatun Hasanah

 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dimulai 15 April 2017 untuk jenjang SMK, tak berlaku untuk sejumlah daerah Kepulauan di Jawa Timur.

Khusus daerah Kepulauan di Bawean dan Sumenep saat ujian nasional nanti, SMK-SMK bahkan SMA untuk jadwal berikutnya juga tak bisa ujian dengan sistem komputer.

"Jaringan untuk internet dan sarana pendukung lain di daerah Kepulauan belum memungkinkan UNBK," kata Kepala Dinas Pendidikan Jatim Saiful Rahman kepada TribunJatim.com , Kamis (16/2/2018).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, hasil Unas nanti tak memengaruhi kelulusan siswa. UNBK sebagai ujian akhir nasional hanya untuk mengatahui tingkat keterserapan materi selama sekolah.

"Kelulusan siswa diserahkan sekolah. Namun saat UNBK nanti diharapkan siswa serius mengerjakan soal," tandas Saiful Rahman.

Karena masih konvensional, maka untuk UNBK di sekolah Kepulauan itu akan dibagikan soal. Ada lembaran soal dan jawaban.

"UNBK tahun ini diawali dengan SMK kemudian baru SMA dan SMP hingga SD. Diawali UNBK SMK pada 15 April mendatang," kata Saiful Rahman.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved