TribunJatim/
Home »

Jatim

Anggota Kodim Lamongan Antusias Ikuti Donor Darah Hari Pers Nasional

para wartawan yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan, ikut andil dalam bahkti sosial, dalam rangkaian H

Anggota Kodim Lamongan Antusias Ikuti Donor Darah Hari Pers Nasional
TribunJatim/Hanif Manshuri
Para pendonor dari anggota Kodim 0812 dan masyarakat umum diperiksa sebelum diambil darahnya, Jumat (17/2/2017) 

 Laporan Kontributor Surya, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Minimnya pasokan darah dan meningkatkanya kebutuhan darah di PMI Cabang Lamongan, ternyata mengugah motivasi masyarakat untuk mendonorkan darahnya, termasuk para wartawan yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan, ikut andil dalam bahkti sosial, dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2017 Jum'at ( 17/2/2017).

Para wartawan bersama masyarakat umum, Jajaran Pemkab Lamongan, para prajurit TNI dan Polri, dan PSHT ikut andil menyumbangkan darahnya.

Sayangnya, dari empat lembaga yang dilibatkan dalam aksi bahkti sosial donor darah ini, polres dan PSHT Lamongan hanya mengirimkan seorang anggota saja dan PSHT diwakilkan oleh sekretarisnya H Umar.

Kondisi ini bertolak belakang dengan Kodim 0812 yang menerjunkan puluhan prajuritnya dan Pemkab Lamongan bersama Bupati dan sekkab.

Padahal jauh-jauh hari, satu minggu sebelum pelaksanaan, panitia HPN sudah mengirimkan surat permohonan kerja sama, untuk mengikuti donor darah.

"Sudah seminggu yang lalu kita berkirim surat ke pemkab, Polres, kodim, dan PSHT, tapi hanya dua institusi yang mermaikan kehadiran dan keikutsertaanya dalam donor darah, Bupati bersama jajarannya, dan para prajurit Kodim 0812," kata Imron Rosidi ketua panitia HPN PWI lamongan 2017.

Tentu ketidakhadiran Polres dan PSHT lanjut Imron, sangat disayangkan oleh para jurnalis Lamongan, apalagi acara donor darah ini adalah aksi sosial untuk meringankan beban PMI membantu masyarakat.

Padahal, PWI Lamongan imbuh Imron Rosidi sudah berniat baik mengundang dan melibatkan Polres dan PSHT, semua itu dilakukan, karena PWI ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa Polisi dan PSHT selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan, namun dalam kegiatan ini mereka yang hadir jauh dari ekspektasi panitia.

"Kita undang jam 07.00 wib, tapi anggota Polisi baru datang pukul 09.30 Wib, disaat petugas donor darah dan wartawan sudah buyar," jelas Imron Rosidi.

Meski demikian lanjut Imron, kegiatan donor darah yang digelar oleh PWI lamongan bekerja sama dengan PMI Lamongan berjalan cukup lancar, bahkan pesertapun mulai dibuka pukul 07.00 hingga 09.30 wib petugas tidak berhenti melayani para pendonor.

"Kegiatan aksi donor darah ini bagian dari rasa kepedulian para warga dan keluarga besar PWI Lamongan terhadap sesama yang membutuhkan darah," ujarnya.

Imron Rosidi berharap, donor darah oleh PWI bisa memberikan manfaat untuk masyarakat.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: YONY iSKANDAR
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help