Home »

Jatim

Kecelakaan Bus Pariwisata

Bu Guru Cantik Jadi Korban Bus Maut, Akun Sosmed Banjir Ucapan Duka Cita

Sebanyak 5 orang dipastikan meninggal dunia. Ria Resbara, menjadi satu dari 5 korban yang diidentifikasi meninggal.

Bu Guru Cantik Jadi Korban Bus Maut, Akun Sosmed Banjir Ucapan Duka Cita
Facebook/Ria Resbara
Ria Resbara (kiri). Menjadi korban meninggal di tragedi bus maut Tawangmangu. 

TRIBUJATIM.COM, SIDOARJO - Kecelakaan bus PO Sularis Jaya di jurang diTawangmangu, Minggu (26/2/2017), menyisakan duka yang mendalam.

Sebanyak 5 orang dipastikan meninggal dunia.

Ria Resbara, menjadi satu dari 5 korban yang diidentifikasi meninggal.

Baca: Bus Rombongan SDN Jimbaran Celaka, Usai Gelar Acara Pisah Sambut Kepala Sekolah

Baca: Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Karanganyar, Akibat Rem Blong

Ria Resbara dikenal sebagai guru di SDN Jimbaran Wetan, Sidoarjo.

Di akun Facebook bernama Ria Resbara, guru cantik ini tercatat sebagai alumni SMPN 2 Wonoayu.

Sebelum menjadi guru, Ria Resbara menempuh kuliah di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Dia cukup lama tak mengupdate status.

Terakhir, Ria Resbara mengganti foto profil pada 14 Maret 2016.

Postingan ini mulai banjir ucapan duka cita, sejak Minggu (26/2/2017) malam.

 Beberapa komentar mengucapkan duka cita kepada almarhumah.

"Innalillahi semoga almarhumah diterima amal baik dan diampuni dosa dosanya," ujar seorang teman Facebook Ria Resbara bernama Wahyu Satriyo Wibowo.

Ada juga netizen yang mengucapkan duka cita dengan mengunggah foto bus Solaris Jaya yang terperosok ke jurang.

Rombongan yang dibawa bus tersebut berasal dari SD Jimbaran,Wonoayu, Sidoarjo, Jawa Timur, berjumlah sekitar 28 orang.

Kecelakaan maut yang menimpa bus pariwisata PO Solaris Jaya K 1677 CD di Banaran, Kelurahan Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar karena rem blong, Minggu (26/2/2017) siang.

Hal tersebut disampaikan Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Ahdi Rizaliansyah, kepada wartawan di Puskesmas Tawangmangu.

Evakuasi korban laka bus masuk jurang.
Evakuasi korban laka bus masuk jurang. (dok Mitra Relawan Solo Raya)

Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

"Kecelakaan (bus pariwisata) ini terjadi karena mengalami rem blong," katanya.

Akibatnya, bus yang melaju dari arah Sarangan menuju Grojogan Sewu, Tawangmangu terjun masuk ke sungai Desa Banaran, Gondosuli.

Bus pariwisata PO Solaris Jaya K 1677 CD masuk jurang di Banaran, Kelurahan Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (26/2/2017).
Bus pariwisata PO Solaris Jaya K 1677 CD masuk jurang di Banaran, Kelurahan Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (26/2/2017). (TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI)

Bus mengangkut 29 penumpang tersebut enam orang diantaranya meninggal dunia (bukan tujuh orang sebagaimana diberitakan sebelumnya,-Red) dan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

"Dua penumpang meninggal di lokasi dan empat di Puskesmas Tawangmangu," jelasnya.

Bus tersebut merupakan rombongan guru dan keluarga dari SD Jimbaran, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Acara serah terima jabatan (Sertijab) Suwandi, mantan Kepala Sekolah SDN Jimbaran Kulon yang dipindahtugaskan ke SDN Jimbaran Wetan. Acara Sertijab tersebut terjadi sebelum kecelakaan maut bus yang ditumpangi Suwandi beserta korban lainnya masuk ke jurang di Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (26/2/2017).
Acara serah terima jabatan (Sertijab) Suwandi, mantan Kepala Sekolah SDN Jimbaran Kulon yang dipindahtugaskan ke SDN Jimbaran Wetan. Acara Sertijab tersebut terjadi sebelum kecelakaan maut bus yang ditumpangi Suwandi beserta korban lainnya masuk ke jurang di Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (26/2/2017). (TRIBUNJATIM.COM/Istimewa)

Mereka mengadakan rekreasi dalam rangka perpisahan.

Namun sampai di Dusun Banaran, Gondosuli, Tawangmangu bus mengalami rem blong dan terjun ke sungai.

Editor: Aji Bramastra
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help