TribunJatim/

Pria Ini Bobol Mesin ATM Diduga Llibatkan Karyawan Bank

Menurut Kapolres Magetan AKBP Muslimin, tersangka ini sesuai informasi pernah ditangkap dan di hukum saat membobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM)

Pria Ini Bobol Mesin ATM Diduga Llibatkan Karyawan Bank
TribunJatim/Doni Prasetyo
Kapolres Magetan AKBP Muslimin didampingi Kasubbag Humas AKP Stevanus Suyatni menunjukkan barang bukti yang berhasil disita dari tangan tersangka Sugiyanto, residivis pembobol mesin ATM. 

 Laporan Kontributor Surya, Doni Prasetyo

 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Sugiyanto bin Karto Wiyoto (33) warga Dusun Nglano Wetan, RT05/RW05, Desa Ngrojo, Kecamatan Tambakmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah selama kurun waktu dua tahun ini jadi target operasi (TO) Polres Magetan dan berhasil ditangkap Tim Reserse Mobil (Resmob) di Lumajang, Minggu (26/2/2017) malam.

Menurut Kapolres Magetan AKBP Muslimin, tersangka ini sesuai informasi pernah ditangkap dan di hukum saat membobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

"Tersangka ini sudah pernah di hukum selama enam bulan dalam kasus sama, membobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Tersangka memang beroperasi antar kota antar provinsi," kata AKBP Muslimin, didampingi Kasat Reskrim AKP Partono Kepada TribunJatim.com , Senin (27/2-2017).

Polisi Resor Magetan, lanjut AKBP Muslimin, tidak mudah menemukan tersangka yang selalu berpindah pindah tempat, sehingga butuh waktu hampir dua tahun untuk menangkap residivis ini.

"Selain berpindah pindah tempat tinggal, dia (TSK) juga selalu berganti ganti kendaraan untuk operasional, sehingga menyulitkan petugas. Namun berkat kegigihan tim Resmob berhasil menangkapnya di Lumajang saat TSK mengintai mesin ATM milik salah satu bank," kata mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.

DikatakanAKBP Muslimin, modus tersangka membobol mesin ATM tanpa mengurangi saldo yang disimpan di bank yang menjadi sasaran dengan cara vandalisme (merusak) menutup sensor mesin ATM, sehingga uang yang keluar tidak bisa tercatat.

"Tersangka juga membuka rekening di bank sasaran, tapi ini masih dalam penyelidikan yang diduga melibatkan pihak terkait dan masih kami kembangkan. Karena kelima ATM yang dimiliki bukan dengan identitas tersangka," kata Kapolres kelahiran Rembang, Jawa Tengah ini.

Sejak korban Pravantio Fazori karyawan Bank BRI Cabang Magetan melapor tim Resmob yang dipimpin Ipda Henrico Suharsono terus melakukan pengendusan keberadaan tersangka, yang diduga dalam melakukan aksinya tidak seorang diri ini.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help