Edan, Dua Cewek Asal Magetan Ini Gelapkan Puluhan Motor, Ini Modusnya

Unit Reserse Mobile (Resmob) Polres Magetan, Jawa Timur, berhasil menangkap Oca dan Cimon, dua cewek pelaku penggelapan dan penipuan puluhan motor di

Edan, Dua Cewek Asal Magetan Ini Gelapkan Puluhan Motor, Ini Modusnya
TribunJatim/Doni Prasetyo
Dua cewek pelaku penggelapan dan penipuan puluhan motor, Oca dan Cimon, seusai ditangkap dirumahnya masing masing, mejeng bersama anggota Unit Reserse Mobile (Resmob) Polres Magetan, Senin (6/3-2017) dini hari. 

Laporan Kontributor Surya, Doni Prasetyo

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Unit Reserse Mobile (Resmob) Polres Magetan, Jawa Timur, berhasil menangkap Oca dan Cimon, dua cewek pelaku penggelapan dan penipuan puluhan motor di wilayah eks Karesidenan Madiun.

Menurut Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Partono, kedua cewek itu, Meirizka Devi Gandani Alias Oca (29) warga Jalan Taman Dewasa, RT8/RW2, Desa Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, dan Cindy Monica Primasari alias Cimon (25), warga Perum Bumimas I, Blok BB No.6, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

"Selain berhasil menangkap pelaku, Polisi juga berhasil mengamankan tujuh unit motor, rata rata matik dan satu unit motor sport. Ketujuh motor itu kami (Polisi) amankan di Polres Magetan," kata Kasat Reskrim AKP Partono didampingi Kanit Resmob Ipda Henrico Suharsono kepada TribunJatim.com, Senin (6/3/2017).

Ipda Henrico Suharsono katakan, modus kedua cewek itu kepada korbannya dengan cara pinjam kendaraan bernotor roda dua.

Setelah berhasil dipinjamkan, motor itu oleh kedua pelaku langsung dibawa ke tukang gadai gelap.

"Modus pinjam, setelah dipakai beberapa saat, motor itu bukannya dikembalikan, tapi digadaikan," ujar AKP Partono.

Unit Resmob yang dipimpin Ipda Henrico Suharsono langsung bergerak setelah diperintahkan Kasat Reskrim menangkap tersangka, yang salah satu pelaku bukan warga Magetan.

"Laporan dari 10 orang korban. Ada dugaan korban lebih pelapor, karena itu kini masih dilakukan pemeriksaan untuk mengembangkan kasusnya itu,"ujar Kanit Resmob Ipda Henrico kepada Surya, Senin (6/3-2017).

Dikatakan Ipda Henrico, dari laporan 10 korban itu, Unit Resmob baru menemukan tujuh motor yang digadaikan ke beberapa orang tukang gadai gelap. Sisanya masih dalam pencarian.

"Dari ke 10 tukang gadai gelap.itu, tujuh berhasil kami temukan, tiga orang lainnya masih dalam pengejaran,"jelas Ipda Henrico.

Ironisnya, meski dua tersangka sudah ditangkap beserta tujuh unit sepeda motor berbagai jemis yang.umumnya keluaran tahun terbaru ini.

Tapi belum satu pun penadah barang hasil tindak kejahatan itu ada yang ikut dibawa untuk diproses hukum.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help