TribunJatim/

Jombang

Berkas Prostitusi Online Dilimpahkan Kejari, Mucikari Terancam Pidana 10 Tahun

Masih ingat kasus prostitusi online di Jombang, Jawa Timur dengan tersangka Sri Purwati (41), warga Desa/Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Berkas Prostitusi Online Dilimpahkan Kejari, Mucikari Terancam Pidana 10 Tahun
Surya/Sutono
Tersangka germo prostitusi online (membelakangi lensa) saat diperiksa di Polsek Peterongan. 

Laporan Wartawan Surya, Sutono

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Masih ingat kasus prostitusi online di Jombang, Jawa Timur dengan tersangka Sri Purwati (41), warga Desa/Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Berkas pemeriksaan atas perkara yang sempat menghebohkan itu kini sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang.

Berkas sudah dinyatakan P21 alias sempurna oleh kejari dan kemudian dilakukan pelimpahan tahap 2.

"Memang benar, kemarin (Kamis, 9/3/2017) kami lakukan pelimpahan tahap dua ke kejaksaan," kata Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Jombang, Iptu Retno Suharti kepada TribunJatim.com, Jumat (10/3/2017).

Baca: Mucikari Prostitusi Online ini Tawarkan PSK Melalui FB, Ini Tarifnya Sekali Kencan

Penyerahan tahap 2 adalah penyerahan berkas pemeriksaan bersama tersangka dan sejumlah barang bukti dari kepolisian ke kejaksaan.

“Beberapa barang bukti yang kami serahkan berupa sepeda motor yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya. Kemudian ponsel, sprei, tisu dan uang Rp 400.000,” ujar Iptu Retno Suharti, mantan Kasubbag Humas Polres Jombang.

Selain barang bukti, tersangka Sri Purwati yang sebelumnya dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jombang, juga dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jombang.

“Semuanya, berkas perkara, barang bukti dan tersangka sudah kita limpahkan,” terangnya.

Dengan sudah diserahkannya berkas perkara tahap dua, tugas penyidik kepolisian praktis sudah selesai.

"Selanjutnya yang memproses pendakwaan pihak kejaksaan sebelum nanti disidang di PN Jombang. Kini kami tinggal tunggu sidangnya," kata Retno.

Disinggung jerat hukum yang dikenakan terhadap tersangka Sri Purwati, Retno menyebut adalah Undang-Undang RI No 21 tahun 2007 tentang Perdagangan Orang.
"Ancaman hukumannya 10 tahun pidana penjara," tandas Retno.

Diberitakan sebelumnya, Unit PPA Polres Jombang membongkar praktik prostitusi online yang berkedok toko penjual makanan ringan, di Desa/Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang, Kamis (19/1/2017).

Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan tiga orang. Masing-masing Sri Purwati (41) pemilik rumah, warga Desa Mojowarno, yang diduga sebagai mucikari atau germo.

Dalam pengembangan kasusnya, terungkap tersangka memiliki 27 PSK yang menjadi anak buah, dan dipasarkan melalui media sosial. Tarifnya Rp 250.000 hingga Rp 3.000.000 sekali kencan.

Penulis: Sutono
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help