TribunJatim/
Home »

Tuban

Tuban

PWI Jatim Obati 1.950 Korban Banjir Bengawan Solo, Penyakit Ini Paling Banyak Dikeluhkan

Sebanyak 1.950 warga berhasil diobati selama 3 hari pelaksanaan bakti sosial yang digelar PWI Jatim. Ternyata penyakit klasik ini banyak dikeluhkan.

PWI Jatim Obati 1.950 Korban Banjir Bengawan Solo, Penyakit Ini Paling Banyak Dikeluhkan
IST
Petugas kesehatan saat memeriksa kondisi kesehatan warga yang mengikuti bakti sosial pengobatan gratis di Balai Desa Patihan, Kecamatan Widang, Tuban, yang digelar PWI Jatim, Jumat (10/3/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Sebanyak 1.950 orang warga berhasil diobati selama tiga hari pelaksanaan bakti sosial yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur.

Bakti sosial digelar di tiga kecamatan di Kabupaten Tuban, yang terdampak banjir luapan air Sungai Bengawan Solo tersebut dimulai Rabu (8/3/2017) dan berakhir Jumat (10/3/2017) hari ini. 

Windry Prasetya, Koordinator Bidang Kesehatan, Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPAPK) SCTV-Indosiar mengatakan, dari 1.950 warga yang melakukan pemeriksaan dan telah diobati, 70 persen atau 1.365 orang ternyata menderita sakit maag dan pegal linu.  

"30 persennya baru sakit lainnya," ujarnya, di Balai Desa Patihan, Widang, Tuban, Jumat (10/3/2017) sore.

Banyaknya warga yang menderita penyakit maag dan pegel linu, bisa jadi akibat dampak langsung banjir tahunan yang melanda desa dan kecamatan di wilayah Tuban.

Sehingga makan menjadi tidak teratur dan mengalami kecapekan. Pasalnya, warga harus memindahkan barang ke tempat aman, bahkan menguras rumah yang tergenang air.

"Apalagi daerah terdampak banjir di Tuban, lamanya bisa sampai 15 hari," terang Windry.

Sementara itu, selama tiga hari pelaksanaan bakti sosial tim YPAPK, memeriksa, mengobati dan memberikan obat secara gratis kepada 1.950 warga di tiga kecamatan di Kabupaten Tuban.

Rinciannya, di Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang sebanyak 825 pasien, Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel 542 orang dan di Desa Patihan Kecamatan Widang sebanyak 583 pasien.

Baksos yang digelar PWI Jatim ini bekerjasama dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih SCTV-Indosiar, Pemerintah Kabupaten dan PWI Tuban.

Bakti sosial untuk memperingati Hari Pers Nasional dan HUT ke 71 PWI mengerahkan 15 kru terdiri dari tiga dokter umum, dua dokter gigi, dua apoteker dan para medis.

Ketua Dewan Kehormatan didampingi Wakil Ketua Bidang Kerjasama PWI Jatim, Lutfil Hakim dan Kordinator Baksos menambahkan, bakti sosial ini merupakan tradisi yang terus dipertahankan oleh PWI Jatim untuk berbagai kepada sesama.

"Khusus tahun ini, dilaksanakan di daerah terdampak banjir akibat luapan Bengawan Solo," katanya.

Baksos di Tuban merupakan tahun ke lima, setelah kegiatan yang sama sebelumnya digelar masing-masing di Surabaya dan Sidoarjo, Gresik, Lamongan dan Sumenep.  

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help