TribunJatim/

Magetan

Pria Ini Nekat Curi Satu Tas Rokok Untuk Beli Beras, Ini Modusnya

Sejumlah pemuda Kelurahan/Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur kaget mendengar suara tembok roboh. Setelah dilihat ternyata pagar tembok

Pria Ini Nekat Curi Satu Tas Rokok Untuk Beli Beras, Ini Modusnya
TribunJatim/Doni Prasetyo
Jokosu diperiksa diperiksa Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Sektor Maospati, Magetan seusai berusaha bobol Ada Swalayan, Sabtu (11/3-2017). 

 Laporan Wartawan Surya, Doni Prasetyo

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Sejumlah pemuda Kelurahan/Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur kaget mendengar suara tembok roboh. Setelah dilihat ternyata pagar tembok Ada Swalayan ambruk.

"Waktu saya bersama teman teman duduk begadang di warnet Jalan Rajawali, Maospati yang tidak jauh dari Toko Ada Swalayan, mendengar suara tembok roboh bruuuukk. Saya dan Dwi Arif Nugroho mencari asal suara itu. Ternyata tembok Toko Ada Swalayan," kata Heri Suseno warga Jalan Mliwis RT05/RW02, Kelurahan/Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Sabu (11/3/2017).

Dibalik runtuhnya tembok, keduanya kaget, tiba-tiba saja muncul seseorang dari puing- puing tembok itu sambil menenteng tas besar, ternyata setelah digeledah tas itu berisi puluhan slop rokok dari berbagai macam merek.

"Karena membawa puluhan slop rokok dan kami menduga pencuri, kami berusaha menghubungi warga setempat untuk di teruskan ke Polisi Sektor Maospati,"ujar Heri Suseno.

Baca: Belum Sempat Jual Hasil Curian, 4 Pencuri Tabung Elpiji Ini Dibekuk Polisi

Pelaku, tambah Heri Suseno, menyerah saat ditangkap untuk dibawa ke kantor Polisi, sehingga warga tidak sampai hati melakukan tindak kekerasan, apalagi begitu pelaku tertangkap, Polisi datang dan langsung membawanya ke Polsek Maospati.

"Kelihatannya bukan warga Maospati, tadi sekilas kita tanyai pelaku mengaku warga Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Dia membobol Toko Ada Swalayan sendiri," katanya.

Kapolres Magetan AKBP Muslimin didampingi Kapolsek Maospati Kompol Basuki membenarkan mengamankan seorang pria yang diduga melakukan pencurian di Toko Ada Swalayan, Sabtu (11/3-2017) dini hari.

"Kami mendapat laporan dari warga, kemudian kami memerintahkan personil untuk cek lokasi Ada Swalayan. Setelah benar, kami minta pelaku dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan," kata Kompol Basuki kepada TribunJatim.com , Sabtu (11/3/2017).

Menurut Kompol. Basuki, pelaku mengaku baru pertama kali membobol Toko Ada Swalayan. Pelaku masuk setelah sukses mencongkel jendela samping.

"Pelaku kami kenakan pasal 363, tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman paling lama tujuh tahun. Karena pelaku masuk ke dalam Toko Swalayan dengan cara merusak cendela. Ini masih kita kembangkan apa ada dengan kejadian sebelumnya,"kata Kompol Basuki.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help