TribunJatim/

Kediri

VIDEO - Jaranan Debus dari Kediri Tampil di TMII

Kesenian Jaranan Kota Kediri bakal tampil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Saat tampil para seniman bakal menampilkan atraksi kekebalan a

Laporan Wartawan Surya, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kesenian Jaranan Kota Kediri bakal tampil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Saat tampil para seniman bakal menampilkan atraksi kekebalan atau debus.

"Nanti ada atraksi debus seperti menggoreng krupuk dengan tangan. Ada juga atraksi makan beling dan kekebalan sajam," ungkap Heri Pratondo, Ketua Paguyuban Seni Jaranan (Pasjar) Kediri kepada TribunJatim.com , Jumat (10/3/2017).

Rombongan kru jaranan yang tampil di TMII ini berjumlah 50 personel.
Seluruh seniman yang tampil telah mempersiapkan diri dengan matang.

Selain kru jaranan juga ada pentas tari cerita Panji yang dibawakan dari Sanggar Budaya Nusantara asuhan Ibu Ambar.

Duta kesenian Kota Kediri ini dilepas Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di halaman Kantor Disbudparpora. Ada dua bus berisi kru para seniman dan sejumlah kendaraan pikap pengangkut perlengkapan properti pentas.

Menurut Heri Pratondo, tampilnya jaranan Kota Kediri di TMII merupakan penghargaan bagi para seniman Kota Kediri. Jaranan debus ini bakal tampil di anjungan Jawa Timur pada Sabtu (11/3/2017) malam.

Sementara seniman Sanggar Budaya Nusantara bakal tampil menghimbur penonton pada, Minggu (12/3/2017) malam. Cerita yang ditampilkan terjadinya kesenian jaranan.

"Inti cerita Putri Songgolangit dari Kediri dilamar raja-raja dari sekitar Kediri hingga ada cerita Ganongan dan jaranan," jelas Ambar.

Namun kru kesenian Kota Kediri juga menampilkan atraksi tari-tarian, pertunjukan lawak serta kesenian Campursari.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar usai melepas rombongan seniman berharap lahir banyak kreasi baru tarian jaranan dari Kota Kediri.

Baca: Jaranan Debus Kota Kediri Tampil di TMII

Seperti tarian Jaranan Songgolangit dan Jaranan Tekno yang merupakan perpaduan musik jaranan dengan mixing musik disc jokey (DJ).

"Kami berharap jaranan dikemas baik sehingga menjadi menarik bagi yang melihatnya," jelasnya.

Karena jika jaranan dikemas terlalu pakem bakal kurang peminatnya.
"Diharapkan para seniman mampu berkreasi penuh sehingga enak dilihat. Termasuk tariannya beragam dan kaya gerakan," ujarnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help