Bangkalan

Pelaku Pembacokan Tiga Polisi ini Hafal Masa Tahanan Yang Akan Dijalani

Ternyata, Ripandi sudah tiga kali masuk penjara kasus pencurian sepeda motor. Kini ia kembali mendekam di tahanan setelah membunuh kakak iparnya dan m

Pelaku Pembacokan Tiga Polisi ini  Hafal Masa Tahanan Yang Akan Dijalani
Ist
Ilustrasi 

 Laporan Kontributor Surya,Ahmad faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Sosok Ripandi (40), warga Desa Banyior Kecamatan Sepulu memang sudah akrab dengan hukum.

Ternyata, Ripandi sudah tiga kali masuk penjara kasus pencurian sepeda motor. Kini ia kembali mendekam di tahanan setelah membunuh kakak iparnya dan melukai tiga anggota Polres Bangkalan pada 16 September 2016 silam.

Karena seringnya menjalani masa tahanan, Ripandi sudah tahu berapa lama masa tahanan yang harus ia lalui melukai polisi.

"Untuk penganiayaan, saya akan dipenjara lima tahun Pak. Sedangkan melawan polisi dua tahun. Total, saya akan dipenjara tujuh tahun," ungkap Kasatreskrim AKP Anton Widodo kepada TribunJatim.com ,Senin (13/3/2017) menirukan ucapan Ripandi.

Obrolan itu terjadi ketika Anton mendatangi ruang tahanan Mapolres Bangkalan untuk memastikan kondisi Ripandi. Pasalnya, pria tersebut sempat ditempatkan disel isolasi karena berlagak stress.

Baca: Mayat Pria di Ladang Korban Pembunuhan Tiga Hari Lalu

Ternyata hal itu hanyalah sandiwara agar dirinya dipindah ke rumah sakit jiwa. Sadar ulahnya tidak berhasil, Ripandi akhirnya memilih bersikap normal dan berbaur dengan penghuni sel lainnya.

"Ternyata ngobrolnya enak. Ia menyesal telah membunuh kakak iparnya. Bahkan ia hafal sanksi masa tahanan yang akan dijalani. Ia hanya tidak hafal nomor pasal yang akan dikenakan," tutur Anton.

Seperti diketahui, Ripandi membunuh kakak iparnya, Siti karena tersinggung setelah dibilang pengangguran. Siti dibunuh di musala ketika masih menggunakan mukena usai Salat Dhuhur.

Tak hanya itu, tiga anggota Polres Bangkalan yang hendak menangkap Ripandi mengalami luka akibat sabetan pisaunya.

"Kakinya pincang karena tertembus peluru saat penangkapan kasus curanmor," jelasnya kepada TribunJatim.com .

Adapun berkas Ripandi sudah dinyatakan P21 dan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Bangkalan. Dalam waktu dekat, perkaranya akan segera disidangkan.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help