TribunJatim/

PLN Jawa Timur Bantah Kenaikan Listrik Subsidi 900 VA Sebabkan Ini

PLN Jawa Timur menegaskan penyebab inflasi di Bulan Januari dan Februari bukanlah karena pengalihan subsidi 900 Volt Ampere.

PLN Jawa Timur Bantah Kenaikan Listrik Subsidi 900 VA Sebabkan Ini
TRIBUNJATIM.COM/AULIA FITRI HERDIANA
Kantor PLN pengatur distribusi Wilayah Jawa Timur 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aulia Fitri Herdiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PLN Jawa Timur menegaskan penyebab inflasi di Bulan Januari dan Februari bukanlah karena pengalihan subsidi 900 Volt Ampere.

"Menurut saya data itu tidak valid, kan secara teori yang memengaruhi inflasi, salah satunya adalah produksi. Kalo pengalihan subsidi listrik, darimana produksinya?" tanya Deputi Manajer Komunikasi PLN Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo, saat ditemui di kantornya, pada Senin (13/3/2017).

Analisa Pinto, yang seharusnya lebih menyebabkan konsumsi masyarakat berubah bukanlah hilangnya subsidi listrik melainkan harga rokok.

"Konsumsi listrik dibanding rokok loh malah tinggi rokok, ini cuma di pas-pas in aja, karena bersamaan dengan kenaikan tarif STNK kemarin," tambahnya.

Menurut rilis BPS pada bulan Januari dan Februari 2017, pengalihan subsidi listrik 900 VA ini merupakan satu diantara sepuluh kontribusi tertinggi terhadap inflasi di Jawa Timur. (aku lupa presentase nya berapa, bisa tolong di cek di webnya bps yak, kalo gak yauda biarin)

Pinto juga menambahkan bahwa inflasi merupakan sugesti masyarakat terhadap apa yang terjadi di masa depan sehingga penyesuaian konsumsi yang berimbas pada inflasi bukan berarti disebabkan karena pengalihan subsidi listrik.

"Kalo konsumsi listrik rumah tangga biasa enggaklah. Gak ngaruh ke inflasi menurut saya, kecuali kalo listrik yang untuk industri, baru, itu bisa pengaruh ke inflasi," tukasnya lagi.

Sebelumnya, 

Penulis: Aulia Fitri Herdiana
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help