TribunJatim/

Aneh, Ribuan Baliho Kadaluwarsa Dibiarkan Berdiri di Wilayah Ini

Ribuan baliho liar yang sudah kadaluwarsa perizinannya dibiarkan tetap berdiri di wilayah ini dan belum ditindak cepat.

Aneh, Ribuan Baliho Kadaluwarsa Dibiarkan Berdiri di Wilayah Ini
TRIBUN JATIM/GALIH LINTARTIKA
Sejumlah baliho di Jalan Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Pasuruan akan ditertibkan karena sudah habis masa aktifnya, Selasa (14/3/2017). 

Laporan wartawan Surya, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satpol PP Kabupaten Pasuruan akan menindak baliho yang terpasang di sejumlah jalan-jalan protokol disana.

Data yang ada menyebutkan, hingga tahun 2017 ini ada ribuan baliho yang masa aktifnya mati atau dalam artian masa tenggang perizinan baliho itu sudah mati.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Sasongko mengatakan, pihaknya kaget melihat laporan awal tahun, banyak baliho yang sudah mati masa perizinannya.

"Sudah habis dan belum diperpanjang hingga sekarang. Ini harus ditertibkan agar para pemasang baliho ini tertib dalam membayar pajak," ujarnya, kepada TribunJatim.com, Selasa (14/3/2017).

Dari jumlah baliho yang lebih dari 5.000, banyak diantaranya sudah habis masa perijinannya sejak tahun 2011. Namun, hingga 2017 ini tak kunjung memperpanjang masa aktifnya.

"Kami akan koordinasi dengan Badan perizinan dan keuangan Pemda. Ada yang sudah bayar atau tidak. Kalau tidak ada, kami akan bertindak di lapangan," terangnya.

Menurut Yudha, tidak memperpanjang masa perizinan itu jelas melanggar aturan. Menurutnya, itu melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 26 Tahun 2012.

"Sebagian sudah kita tertibkan yang di Gempol. Batas waktunya sampai akhir Maret besok. Kalau semisal tidak ada perubahan, akan kami turunkan paksa baliho tersebut dan sita balihonya," papar Yudha.

Ia menjelaskan, dalam hal ini, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk mengingatkan atau mengirimkan surat teguran.

Pihaknya akan menurunkan paksa jika baliho ini tidak segera diperpanjang masa aktifnya.

"Akan kami mulai dari masa aktifnya yang sudah jatuh tempo sejak lama. Semisal dari tahun 2012, 2013. Itu akan kami tindak tegas terlebih dahulu," tegasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help