TribunJatim/

Dahlan Iskan Tersangka

Hasil Gugatan Praperadilan Dahlan Iskan Akan Dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Hari Ini

Hari ini, Selasa (14/3/2017), hasil putusan atas gugatan yang diajukan Dahlan Iskan akan dibacakan oleh hakim tunggal praperadilan Pengadilan Negeri J

Hasil Gugatan Praperadilan Dahlan Iskan Akan Dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Hari Ini
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Terdakwa kasus dugaan korupsi pelepasan aset PT PWU Jatim, Dahlan Iskan saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan Eksespsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya di Sidoarjo, Selasa (13/12). Dalam sidang tersebut dihadiri Pakar komunikasi Efendi Gazali, Ekonom Universitas Indonesia Faisal Basri dan Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad. 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Hari ini, Selasa (14/3/2017), hasil putusan atas gugatan yang diajukan Dahlan Iskan akan dibacakan oleh hakim tunggal praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menggugat Kejaksaaan Agung atas penetapan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan mobil listrik.

"Besok (hari ini) sidang praperadilan diputuskan," ujar pengacara Dahlan, Yusril Ihza Mahendra pada Senin (13/3/2017).

Rencananya, sidang digelar sekitar pukul 10.00 WIB.

Yusril meyakini kliennya bukan pelaku utama dalam kasus tersebut sehingga penetapan tersangka dianggap tidak sah.

Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung telah lebih dulu memproses hukum Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi yang kini sudah berkekuatan hukum tetap.

Yusril menyebut pihaknya keberatan atas penetapan tersebut karena Kejaksaan dianggap belum menerima salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung.

Kemudian, adanya perubahan hukum berupa putusan Mahkamah Konstitusi yang mengubah delik korupsi dari delik formil jadi delik materiel.

Namun, Kejaksaan Agung meyakini bahwa penetapan tersangka Dahlan sudah sah.

Buktinya tak hanya petikan putusan kasasi MA, tapi juga keterangan para saksi selama proses penyidikan dan dugaan kerugian negara.

Halaman
12
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help