TribunJatim/

Permen Dot Sudah Kantongi Izin Edar Tapi Tetap Dirazia? Ini Jawaban Kadinkes Surabaya

Meskipun sudah memiliki izin edar, permen dot tetap dirazia oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Permen Dot Sudah Kantongi Izin Edar Tapi Tetap Dirazia? Ini Jawaban Kadinkes Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Febria Rachmanita. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meskipun sudah memiliki izin edar, permen dot tetap dirazia oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Febria Rachmanita membenarkan langkah Pemkot Surabaya dalam penanganan permen dot.

Dia menjelaskan bahwa makanan dan minuman (mamin) yang lolos BPOM, sedianya tetap dilakukan uji ulang oleh Dinkes.

"Karena masih ada mamin yang lolos uji edar tapi terbukti memiliki kandungan berbahaya," ujar Feny, sapaan akrab Febria Rachmanita, saat ditemui di acara Press Conference, Ruang Humas Pemkot Surabaya, Selasa (14/3/2017).

Fenny juga menambahkan bahwa makanan yang sudah lolos uji edar ataupun belum, tetap akan dilakukan pemeriksaan.

"Itu wajib karena meskipun ada izin edarnya, terkadang masih ada yang tidak sesuai," jelas Feny.

Langkah tersebut, tambahnya, sudah sesuai aturan dan sering dilakukan Dinkes dimana tugasnya berfungsi sebagai pengawas.

"Kita punya SOP dan sebelumnya kita sudah lakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Begitu kita curigai ataupun tidak, tetap akan kita ambil," ucap Feny.

Sebelumnya, langkah Pemkot Surabaya dianggap oleh pihak importir permen dot yaitu PT Petrona Inti Chemido tidak sesuai prosedur.

"Pemkot terlalu tergesa-gesa dan seharusnya sebelum dilakukan razia harusnya dilakukan uji kandungan terlebih dulu untuk mengetahui apakah permen tersebut memiliki kandungan berbahaya atau tidak," jelas Prihadi Saputro, kuasa hukum PT Petrona inti Chemido, Senin (13/03/2017).

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help