TribunJatim/

Pemkot Pasuruan Berdayakan Warganya, Ini Caranya

Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan memiliki cara tersendiri untuk membuat masyarakatnya mandiri.

Pemkot Pasuruan Berdayakan Warganya, Ini Caranya
TribunJatim/ Galih Lintartika
TEKAN KEMISKINAN : Sejumlah ibu - ibu mengikuti pelatihan bordir dan sulam. 

 Laporan Wartawan Surya, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM,PASURUAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan memiliki cara tersendiri untuk membuat masyarakatnya mandiri.

Salah satunya dengan mendongkrak potensi masyarakat melalui pelatihan bordir dan sulam. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dan resmi dibuka oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Pasuruan, Rabu (15/3/2017) sore di Aula Dinas Tenaga Kerja Kota Pasuruan.

Puluhan ibu - ibu dari beberapa daerah di Kota Pasuruan mengikuti pelatihan bordir dan sulam. Kegiatan ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Goalnya, kegiatan pelatihan ini, dapat membuka peluang usaha secara mandiri tanpa meninggalkan kesibukan rumah tangga lainnya. Mereka terlihat sangat sibuk dan antusias mengikuti kegiatan pelatihan ini.

Baca: Petani Durian di Pasuruan Merugi Tahun Ini, Ternyata Ini Penyebabnya

Kepala Disnaker Kota Pasuruan, Mahbub Efendi mengatakan, kegiatan pelatihan ini dibuka untuk umum.

Ia sengaja mengundang ibu-ibu untuk mengikuti pelatihan gratis selama enam hari. Nantinya, mereka akan mendapatkan pengetahuan mengenal alat-alat bordir, proses pengerjaan, hingga model hingga pemasaran.

“Semua biaya kami yang menanggungnya,” katanya kepada TribunJatim.com.

Ia menjelaskan, pemilihan pelatihan bordir dan sulam ini dilakukan sebagai realisasi
usulan dari musyawarah kelurahan yang menginginkan setiap RT itu menjadi sentra kerajinan.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help