Home »

Bisnis

» Makro

PT KSEI Jalin Kerja Sama dengan Lembaga Ini untuk Pangkas Waktu Mengurus Izin Investasi

Mulai tahun 2017, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan kerja sama dengan beberapa lembaga.

PT KSEI Jalin Kerja Sama dengan Lembaga Ini untuk Pangkas Waktu Mengurus Izin Investasi
TRIBUNJATIM.COM/EDWIN FAJERIAL
Abdul Azis Albakkar, Head Relationship Management 2 Unit Comunication Division PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) saat ditemui di kantornya, Rabu (15/3/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Edwin Fajerial

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mulai tahun 2017, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Head Relationship Management 2 Unit Comunication Division PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Abdul Azis Albakkar, menjelaskan kerja sama itu untuk memudahkan masyarakat atau perusahaan yang ingin melakukan investasi.

"Program itu sudah mulai digalakkan di Jakarta," kata Abdul Azis Albakkar kepada TribunJatim.com, Rabu (15/3/2017).

Dia menjelaskan sebagai satu diantara dari Self Regulatory Organization (SRO) atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) di pasar modal Indonesia, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam waktu dekat bakal memberlakukan program tersebut di Surabaya.

"Mengingat Kota Surabaya memiliki infrastruktur dan atmosfer usaha yang sangat bagus untuk usaha dan berinverstasi," ujar Abdul Azis Albakkar.

Selain itu, alasan diberlakukan program itu di Surabaya, karena menurutnya Surabaya adalah kota yang nyaman dan ramah untuk berinvestasi.

Ini karena perkembangan infrastruktur di Surabaya sangat cepat.

"Saat ini jumlah investor pasar modal yang ada di Kota Surabaya telah mencapai 30 ribu. Dengan kami menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, angka tersebut dapat bertambah pada tahun 2017 ini," kata dia.

Sebelumnya, mengurus perizinan untuk berinvestasi, masyarakat membutuhkan waktu sekitar 12 hari kerja.

Lamanya waktu itu dikarenakan berizinan untuk berinvestasi yang melibatkan beberapa instansi.

"Namun, dengan kami menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, kita dapat memangkas waktu perizinan menjadi 30 menit saja," ujarnya.

Menurut Azis, penghematan waktu yang signifikan tersebut dikarenakan data yang dibutuhkan untuk persyarakat perizinan dapat tercukupi.

"Dengan menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, kami dengan cepat mendapatkan data-data masyarakat yang akan melakukan investasi, " tandas Azis.

Melihat kelebihan adanya program ini Azis berharap program itu tidak hanya dilakukan di Jakarta, tetapi juga dapat dilakukan di Surabaya dan dikota-kota lain pada tahun 2017.

Penulis: Edwin Fajerial
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help