TribunJatim/

Kawasan Wisata Bromo Tengger Semeru Targetkan 1 Juta Wisatawan Mancanegara

Kawasan wisata Bromo Tengger Semeru (BTS) di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ditarget mendatangkan 1 juta wisatawan mancanegara di ak

Kawasan Wisata Bromo Tengger Semeru Targetkan 1 Juta Wisatawan Mancanegara
TribunJatim/ Galih Lintartika
PERBAIKAN : Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Bromo, di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Kamis (16/3/2017) siang. 

 Laporan Wartawan Surya, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Kawasan wisata Bromo Tengger Semeru (BTS) di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ditarget mendatangkan 1 juta wisatawan mancanegara di akhir tahun 2019 mendatang.

Target itu diberikan untuk mendongkrak wisatawan berkunjung ke BTS. Sebab, BTS ini masuk dalam 10 destinasi wisata di Indonesia yang berpotensi mendatangkan banyak wisatawan.

Fasilitator Destinasi BTS dari Kementrian Pariwisata, Trisno Sudigdho mengatakan, BTS mendapatkan jatah untuk bisa menyedot wisatawan mancanegara hingga tahun 2019 itu sebesar 1 juta.

"Rata - rata sekarang setiap tahun, BTS hanya dikunjungi wisatawan mancanegera sekitar 200.000 - 250.000 orang. Masih jauh dari target yang dibebankan," kata Trisno Sudigdho saat ditemui TribunJatim.com di kegiatan Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Bromo, di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Kamis (16/3/2017).

saat ini, kata Trisno Sudigdho, pihaknya sudah berusaha mendongkrak BTS untuk lebih menarik dikunjungi. Ada beberapa pembenahan yang akan dilakukannya tahun ini dan tahun depan.

"Selain pembenahan wajah di sekitar lokasi BTS , dan perbaikan, kami juga punya program untuk mengajak semua elemen masyarakat peduli dengan lingkungan atau sadar wisata," katanya kepada TribunJatim.com .

Baca: Lagi Asik Santai dan Berfoto Ria di Gunung Bromo, Rombongan Touring Kawasaki Dikagetkan Angin Puyuh

Sadar wisata ini, kata dia, semua masyarakat, mulai dari pelaku wisata seperti pedagang, komunitas hartop, ojek, dan wisatawan untuk ikut bersama - sama menjaga kebersihan lingkungan. Tujuannya, untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan ini agar tetap bersih.

"Contohnya hari ini, kami kumpulkan bersama untuk menyapu dan membersihkan sampah - sampah yang berserakan," paparnya.

Trisno menjelaskan, pihaknya juga sudah mulai melakukan peningkatan kapasitas pelayanan home stay di kawasan BTS. Ia mengatakan, pihaknya juga sudah melatih sejumlah guide atau pemandu wisata dan sudah tersertifikasi. "Kami akan genjot wisata di BTS ini, kami juga akan menjadi tuan rumah yang baik bagi para wisatawan asing dan wisatawan lokal sini," tandasnya.

Terpisah, Yabez Tosia, Kabid Internalisasi dan Pengembangan Sadar Wisata Kementrian Pariwisata menambahkan, untuk nasional, Kementrian Pariwisata menargetkan bisa menyedot 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia hingga tahun 2019 mendatang.

"Pasuruan ini kebagian Bromo. Bromo ditarget bisa mendatangkan wisatawan mancengara 2 juta. Ini harus didukung dan dimotifasi agar target itu bisa dipenuhi," katanya.

Yabes menjelaskan, target ini diharapkan bisa terpenuhi. Sebab, semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Indonesia, maka akan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat.
"Kami sedang berusaha untuk membuat dan menciptakan kondisi tata kelola pariwisata yang baik sehingga menjadi andalan Indonesia," imbuhnya.

Untuk diketahui, sekitar 300 orang , mulai pelajar SMP dan SMA, masyarakat umum, pelaku pariwisata di Bromo Tengger Semeru (BTS) mengikuti kegiatan Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Bromo, di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang dilakukan ini bersih - bersih , dan memungut sampah - sampah.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help