Sekjen PUPR Sebut Dibubarkannya BPLS Hanya Terkait Masalah Ini

Sejak beberapa hari lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membubarkan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS).

Sekjen PUPR Sebut Dibubarkannya BPLS Hanya Terkait Masalah Ini
SURYA/IRWAN SYAIRWAN
Ilustrasi nasib lumpur Lapindo Sidoarjo sekarang 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Adeng Septi Irawan

TRIBUNJATIM.COM, Surabaya - Sejak beberapa hari lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membubarkan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS).

Meski demikian, peranan BPLS itu kemudian akan diserahkan kepada Pusat Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (PPLS), yang langsung dibawahi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Meski demikian, Sekjen Kementerian PUPR Anita Firmanti Eko Susetiyowati menganggap persoalan itu hanya masalah pergantian nama.

Menurutnya, pihak PPLS dibawah naungan Kementerian PUPR akan melanjutkan tugas, dan fungsi dari BPLS.

Baca: Pra Konsultasi Regional Kementerian PUPR di Surabaya, Ini Harapan Wakil Gubernur Jawa Timur

"Ini hanya soal peralihan nama saja, masalah tugas dan fungsi tetap,"kata Anita di sela-sela acara Pra Konsultasi Regional, di Hotel Mercure, Kamis (16/3/2017).

Menyikapi Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2017 tentang Pembubaran BPLS, Anita mengatakan, langkah yang diambil presiden ini bentuk efisiensi kewenangan yang lebih efektif.

Pemerintah membubarkan BPLS, dan mengganti PPLS yang langsung dibawah Kementerian PUPR merupakan lembaga nonstruktural dengan pertimbangan efektivitas, dan efisiensi pelaksanaan pemerintahan.

Penulis: Adeng Septi Irawan
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help