TribunJatim/

Siswa TK di Bangkalan Ditemukan di Pinggir Jalan, Ini Kejadiannya

Informasi penculikan anak menjadi viral di media sosial dalam dua bulan terakhir. Hal itu membuat para orang tua di Bangkalan resah.

Siswa TK di Bangkalan Ditemukan di Pinggir Jalan, Ini Kejadiannya
TribunJatim/Ahmad Faisol
Siswa TK Kartini, Aiman Nurrohman dalam pangkuan Anggota Bhabinsa Kamtibmas Pejagan, Bripka Rony Adams ketika dikembalikan ke sekolahnya, Kamis (16/3/2017). Aiman Nurrohman sempat membuat panik lantaran tidak di rumah saat jam pulang sekolah 

 Laporan Kontributor Surya, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Informasi penculikan anak menjadi viral di media sosial dalam dua bulan terakhir. Hal itu membuat para orang tua di Bangkalan resah.

Mereka lekas panik. Terlebih ketika siswa TK Kartini, Aiman Nurrohman diketahui tidak ada di rumah saat jam pulang sekolah, Kamis (16/3/2017).

Kabar Iman, panggilan Aiman Nurohman tidak pulang langsung menyeruak di grup WhatsApp (WA) para guru. Termasuk di grup WA anggota Bhintara Pembina Desa (Bhabinsa) dan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Polres Bangkalan.

Informasi itu memang benar. Iman yang masih menggunakan seragam sekolah ditemukan di Jalan Trunojoyo atau di depan Toko Busana Indah, Bangkalan, Madura. Lokasi penemuan Iman berjarak sekitar 2 kilometer dari sekolah TK Kartini, Jalan Raya Jing - enjing.

"Ia ditemukan orang dan diantarkan ke Dinas Pendidikan. Dari emblem di seragamnya, akhirnya dikembalikan ke sekolahnya," ungkap Anggota Bhabinsa Kamtibmas Pejagan, Bripka Rony Adams kepada TribunJatim.com .

Bripka Rony Adams menjelaskan, Iman hendak menyusul ibunya, Ny Nurwati yang tengah berada di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bangkalan. Jarak antara sekolah Iman dan MAN sekitar 6 kilometer.

"Mungkin dia kebingungan. Lantas ada orang yang mengantarkan dia ke Dinas Pendidikan. Ini bukan penculikan," jelas Rony.

Kepala TK Kartini Siti Fatmawati mengemukakan, Iman tinggal di rumah neneknya di belakang sekolah. Kendati demikian, Iman biasanya selalu diantar, ditunggu, dan dijemput oleh ibunya.

"Tapi hari ini tidak demikian. Ibunya tidak pamit. Ketika Iman pulang ke rumah nenek, ibunya tidak ada. Karena itulah, diam - diam Iman jalan kaki hendak menyusul ibunya ke MAN," ujar Fatmawati.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help