Pemkab Gresik Awasi Industri Yang Tak Patuh Aturan, Ini Tujuannya

Setelah mengeluarkan pernyataan agar industri-industri yang ada di Kota Pudak Gresik, Jawa Timur ini untuk memakai tenaga kerja lokal sebesar 70 perse

Pemkab Gresik Awasi Industri Yang Tak Patuh Aturan, Ini Tujuannya
TribunJatim/Mohammad Romadoni
Bupati Gresik H Sambari Halim Radianto (kanan) saat menggelar sidak industri di Kecamatan Wringinanom, Gresik Jumat (17/3/2017). 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Setelah mengeluarkan pernyataan agar industri-industri yang ada di Kota Pudak Gresik, Jawa Timur ini untuk memakai tenaga kerja lokal sebesar 70 persen.

Kali ini Bupati Gresik H Sambari Halim Radianto bersama pejabat dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah industri-industri di wilayah Gresik, Jawa Timur, Jumat (17/3/2017).

Hal ini dilakukan Sambari Halim Radianto terkait banyaknya laporan terkait adanya industri-industri yang tidak patuhi aturan. Tak memenuhi hak karyawan misalnya.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengkroscek kelayakan industri apakah telah memenuhi hak tenaga kerjanya. Disisi lain Pemerintahan Kabupaten Gresik juga ikut memantau perizinan industri tersebut.

Apabila ditemukan pelanggaran dan ketidaksesuaian, Pemkab Gresik tak segan-segan untuk memberikan sanksi atau teguran terhadap industri tersebut.

"Sidak ini dilakukan untuk memantau kelayakan industri terkait pemenuhan hak karyawan dan proses perizinan perusahaan," terang Sambari Halim Radianto saat mengunjungi industri di Wringinanom itu kepada TribunJatim.com.

Baca: Sektor Jasa Dianggap Tidak Banyak Menyerap Tenaga Kerja, Begini Tanggapan ISD

Dia menjelaskan pihaknya mewanti-wanti untuk seluruh perusahaan yang beroperasi di Kota Santri ini agar memperhatikan kewajibannya. Mulai dari proses perizinan dan pemenuhan hak tenaga kerja.

Pihaknya juga mengimbau untuk industri setiap kali beroperasi agar tetap mematuhi Peraturan Daerah (Perda) yang ada.

"Kami berharap industri-industri dapat bersinergi dengan pemerintah untuk meningkatkan perekonomian. Dan sekaligus
dapat meningkatkan kesejahteraan umum bagi masyarakat," ungkapnya.

Sedangkan, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik, Suyono menambahkan bahwa saat ini Bupati Gresik lebih fokus melakukan pemantauan di luar kantor.

“Ya seperti halnya sidak seperti ini. Hampir 70 persen beliau di lapangan untuk melakukan pemantauan dan sisanya di kantor. Terutama yang ada kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat, beliau ingin berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan,” imbuhnya.(Surya/Mohammad Romadoni)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help