TribunJatim/

Saksi Korupsi Wali Kota Madiun Tuntun Motor Usai Diperiksa KPK

Ada beberapa keterangan yang kurang jelas. Maka saya diminta menjelaskan semua. Masih soal TPPU," kata Endang.

Saksi Korupsi Wali Kota Madiun Tuntun Motor Usai Diperiksa KPK
TribunJatim.com/Rahadian Bagus P
Endang Wahyuningrum menuntun motornya ketika keluar dari ruang pemeriksaan sebagai saksi kasus korupsi di Mako Brimob Madiun, Sabtu (18/3/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Selain memeriksa para mantan kepala Kejaksaan Negeri Madiun, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memanggil sejumlah pejabat dan anggota dewan Kota Madiun, Sabtu (18/3/2017) siang.

Sekitar pukul 11.15 WIB, anggota DPRD Kota Madiun dari partai Demokrat, Endang Wahyuningrum, keluar dari markas Detasemen C Pelopor Sat. Brimob Polda Jawa Timur, Jalan Yos Sudarso no 90 Kota Madiun.

Endang tampak menuntun motor matiknya usai keluar dari ruang pemeriksaan di Mako Brimob.

"Ada beberapa keterangan yang kurang jelas. Maka saya diminta menjelaskan semua. Masih soal TPPU," kata Endang yang mengaku sudah datang memenuhi panggilan sekitar pukul 10.00 WIB.

Dia menuturkan, selain dirinya ada sejumlah saksi yang diperiksa penyidik KPK siang itu.

"Tadi kelihatannya ada mantan dandim, mantan Kajari Pak Suherlan ada, Pak Isno ada, Bu Ninik belum ada," kata anggota komisi satu ini.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 11.40, Sekretaris DPRD Kota Madiun, Agus Triono tampak keluar dari mako Brimob menggunakan mobil sedan Honda Civic AE 1374 BG.

Sejumlah wartawan yang sudah menunggu di depan pintu mako Brimob tidak berhasil mewawancarainya.

Sebelumnya, mantan Kepala Administrasi Pembangunan (Adbang) Pemkot Madiun, Sadikun juga tampak masuk ke Mako Brimob, sambil membawa dokumen yang disimpan dalam stopmap.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya pemeriksaan sejumlah unsur Muspida saat tersangka Bambang Irianto menjabat Wali Kota Madiun.

"Pada prinsipnya, penyidik mengklarifikasi lebih lanjut keterangan tentang adanya indikasi aliran dana pada sejumlah pihak, termasuk unsur Muspida tersebut," katanya.

Ketika ditanya, apakah para saksi yang diperiksa siang mengembalikan uang dari Bambang Irianto, Febri mengaku belum mendapatkan informasi soal itu.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Adi Sasono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help