TribunJatim/
Home »

Jatim

Anggota Kodim Lamongan Ajari Petani Olah Tanah Pra Tanam

Anggota TNI ini tidak hanya sebagai pendamping saat tanam padi, namun mengajari dan memberikan arahan mengenahi pengolahan tanah pra tanam.

Anggota Kodim Lamongan Ajari Petani Olah Tanah Pra Tanam
TribunJatim/Hanif manshuri
Serda Mulyono turun ke lahan mengajari petani cara mengolah tanah pra tanam, Minggu (19/3/2017) 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Sejak dibebani untuk mendampingi petani dalam upaya mewujudkan program swasembada pangan, anggota TNI AD, khususnya di Kodim 0812 Lamongan Jawa Timur terus turun lapangan bersama petani.

Anggota TNI ini tidak hanya sebagai pendamping saat tanam padi, namun mengajari dan memberikan arahan mengenahi pengolahan tanah pra tanam.

"Pengolahan tanah sawah pra tanam menciptakan kondisi tanah olah yang siap tanam, baik secara fisik, kimia, maupun biologis," kata Bintara Pembina Desa (Babinsa), Serda Mulyono anggota Kodim 0812 saat mendampingi petani mengolah tanah pra tanam padi di Desa Kebalanpelang Kecamatan Babat, Minggu (19/3/2017).

Baca: Petani Durian di Pasuruan Merugi Tahun Ini, Ternyata Ini Penyebabnya

Dengan pengolahan tanah yang tepat, maka tanaman padi yang dibudidayakan akan tumbuh dengan baik, akan memberikan hasil maksimal. Dan itu semia harus diawali denga. pengolahan lahan sawah secara baik.

Di depan para petani, Serda Mulyono menjelaskan, bahwa pengolahan lahan yang baik sebelum lahan ditanami padi adalah salah satu kunci dari keberhasilan panen.
Pengolahan lahan sangat penting untuk diperhatikan, karena lahan sawah merupakan tempat mengambil cadangan hara yang dibutuhkan tanaman padi.

Pertumbuhan tanaman padi diantaranya akan dipengaruhi oleh sejauh mana proses pengolahan yang dilakukan sebelum ditanami.

Selain itu, pengolahan tanah juga bertujuan untuk memperoleh struktur tanah yang dibutuhkan bagi pertumbuhan benih atau akar.

Struktur tanah diperlukan guna memungkinkan peresapan yang cepat dan ketahanan terhadap hujan, untuk mendapatkan kandungan dan pertukaran udara yang cukup di dalam tanah.

"Sekaligus memperkecil hambatan akar untuk menembus struktur tanah," katanya kepada TribunJatim.com.

Sebaliknya, suatu pesemaian yang baik umumnya membutuhkan partikel yang lebih halus dan kepadatan yang lebih tinggi di sekitar benih.(Surya/Hanif Manshuri).

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help