Wow, Ada Konser Musik Keroncong di Prigen, Begini Aksinya

Sejumlah seniman pecinta musik keroncong di Kabupaten Pasuruan dan Jawa Timur menggelar konser mini yang bertajuk "Keroncong Of The Mountain Vol 4" d

Wow, Ada Konser Musik Keroncong di Prigen, Begini Aksinya
TribunJatim/ Galih Lintartika
MERIAH : Konser mini Kerongcong Of The Mountain dihadiri banyak pengunjung. 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Sejumlah seniman pecinta musik keroncong di Kabupaten Pasuruan dan Jawa Timur menggelar konser mini yang bertajuk  "Keroncong Of The Mountain Vol 4" di pelataran Hotel Tanjung Plaza, Jalan Wilis, Kecamatan Prigen, Pandaan, Pasuruan, Minggu (19/3/2017) siang.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutinan yang dilakukan untuk melestarikan musik keroncong di Pasuruan dan Jawa Timur.

Kegiatan ini dibuka untuk umum. Sejumlah kelompok musik keroncong mulai tampil sejak pukul 10.00. Mereka membawakan lagu - lagu yang diaransemen dengan musik keroncong.

Konser ini terasa lebih spesial, sebab para pengunjung bisa menikmati pemandangan alam Gunung Arjuno selain mendengarkan musik keroncong.

Cintya salah satu pengisi konser, mengaku sudah belajar musik keroncong sejak SMP. Ia mengakui bahwa musik keroncong itu jenis musik yang unik dan langka.

"Kalau tidak saya dan teman - teman siapa yang lagi melestarikannya. Jangan sampai musik keroncong musnah. Kalau dinikmati dan dirasakan, musik keroncong itu unik loh," katanya.

Baca: Suka Lagu-Lagu Rock, Hijabers Cantik Ini Jadi Pusat Perhatian Saat Nonton Konser

Dia merupakan salah satu anggota kelompok musik ketoncong dari Marlubu (Marsudi Luhuri Budaya) RRI Malang. Ia mengaku tidak minder meski sebagian anggota kelompok yang diikutinya itu sudah senior.

"Saya justru belajar musik keroncong seperti apa. Bukan hanya satu, tapi beberapa jenis musik keroncong," terangnya.

Ia mengatakan, kelompok musiknya ini sudah berhasil meraih dua kali juara nasional lomba musik keroncong. Dua tahun lalu juara 4 tingkat nasional , dan tahun lalu juara dua tingkat nasional.

"Saya ingin terus belajar musik keroncong dan saya ingin menjaganya agar kesenian ini tidak musnah tergeser kemajuan budaya modernisasi seperti sekarang ini," paparnya.

Penyelenggara konser ini , Ki Bagong Sabdo Sinukarto mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mempertahankan seni keroncong.

Ia mengklaim bahwa keroncong ini asli Indonesia dan harus dijaga agar tidak musnah dan diambil oleh negara lain.

"Kalau di Pasuruan sendiri, ada dua komunitas keroncong yakni di Grati dan Pandaan. Sedangkan Jawa Timur yang masih eksis itu Banyuwangi, Probolinggo, dan sebagainya . Kami menjaga komunikasi baik dengan mereka," pungkas i Bagong Sabdo Sinukarto.(Surya/Galih Lintartika).

Penulis: Galih Lintartika
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help