TribunJatim/

Harapan Dahlan Iskan Setelah Prihatin Lihat Perjuangan Bonek ke Gelora Bung Tomo Surabaya

Setelah diperiksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Senin (20/3/2017), Dahlan Iskan bercerita kepada TribunJatim.com tentang Bonek.

Harapan Dahlan Iskan Setelah Prihatin Lihat Perjuangan Bonek ke Gelora Bung Tomo Surabaya
ISTIMEWA
Dahlan Iskan memakai kaos Bonek 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Setelah diperiksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Senin (20/3/2017), Dahlan Iskan bercerita kepada TribunJatim.com tentang Bonek.

Ia mengaku miris melihat para Bonek yang berjuang melewati pematang sawah demi melihat klub idolanya bermain di pertandingan perdananya melawan PSIS Semarang kemarin Minggu (19/3/2017).

"Sampai-sampai ada yang loncat, karena pematang sawahnya ada yang nggak nyambung," ujar Dahlan Iskan yang saat itu memakai baju merek Polo berwarna hijau.

Keprihatinannya bertambah karena stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, yang notabene adalah stadion yang besar, tapi akses jalannya rusak.

"Menuju ke stadion, para Bonek kok tersiksanya kayak gitu, takunya nanti ke depan kalau ada apa-apa dengan Bonek, bisa-bisa mereka akan tersulut emosinya," ujar Dahlan.

Ia mengharapkan, yang paling utama adalah tempat parkir di Gelora Bung Tomo lebih diperluas.

Menurutnya, masalah di atas diakibatkan oleh kendaraan yang tidak bisa parkir di tempat parkir, lalu diparkirkan sembarangan dan yang lainnya pun mengikuti.

Sementara ini, menurut Dahlan sebaiknya ide dijaring dari masyarakat, baiknya tempat parkir itu ditempatkan dimana.

"Apakah ditaruh di ribuan rumah penduduk di sekitar itu, bisa juga satu penduduk menampung motor 30 di halaman rumahnya, dijaga yang baik, pasti akan menjadi penghasilan tambahan bagi masyarakat," tukas Dahlan.

Dahlan Iskan hari Senin (20/3/2017) ini diperiksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, terkait kasus pengadaan mobil listrik.

Kasus pengadaan mobil listrik yang menyeret nama Dahlan Iskan ini menyebabkan kerugian mencapai Rp 28 miliar lebih untuk pengadaan 16 unit.

Setelah pemeriksaan ini, Yulianto belum bisa memastikan kapan pemeriksaan lanjutan akan kembali digelar.

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Alga Wibisono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help