TribunJatim/

Kerap Muncul di Belakang Rumah, Warga Heboh Temukan Buaya, Panjangnya Bikin Tercengang!

Warga di sungai Wanggu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara dikejutkan dengan penemuan sebuah buaya sepanjang 4,35 meter.

Kerap Muncul di Belakang Rumah, Warga Heboh Temukan Buaya, Panjangnya Bikin Tercengang!
KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI
Warga berfoto di atas buaya sepanjang 4,3 meter di kantor BKSDA Sultra. Buaya ini hasil tangkapan warga di sungai Wanggu sebelum dilepas ke habibatnya di Taman Nasional Rawa Oapa Watumohai, Konawe Selatan. 

TRIBUNJATIM.COM - Warga di Sungai Wanggu, Lorong Perintis, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara dikejutkan dengan penemuan sebuah buaya sepanjang 4,35 meter.

Warga menangkap buaya itu dengan menggunakan tali nilon. Kemudian, buaya itu masuk dalam perangkap.

"Buaya ini yang sering kali muncul di belakang rumah, baru lokasi ini banyak terdapat anak-anak kecil sehingga kita tangkap kemudian diserahkan ke pihak BKSDA Provinsi Sulawesi Tenggara," tutur Nuzul, salah seorang warga yang menangkap buaya itu di kantor BKSDA, Senin (20/3/2017).

Kehadiran buaya yang dilindungi itu menjadi tontonan warga. Mereka memadati kantor Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Banyak di antara warga berfoto dan selfie ala koboi di atas tubuh buaya yang telah diikat tali.

Humas BKSDA Sultra, Prihanto, mengatakan, buaya tangkapan warga itu diperkirakan usianya mencapai 15 tahun dan akan kembali dilepaskan di habibatnya.

"Rencananya kami akan melakukan pelepasan buaya ini di Taman Nasional Rawa Opa Watumohai di Konawe Selatan untuk dilakukan penangkaran," kata Prihanto.

Berdasarkan laporan warga, masih ada tiga ekor buaya yang ukurannya lebih besar, sehingga pihak BKSDA menghimbau masyarakat sekitar sungai Wanggu untuk lebih waspada.

Hingga kini, puluhan warga terus berdatangan di kantor BKSDA Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) jalan Laute, Kecamatan Mandonga, Kendari untuk melihat langsung buaya tangkapan warga. (Kompas.com/Kiki Andi Pati)

Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help