TribunJatim/

Pelaku Pencabulan Sempat menyuruh Kroban Menggoreng Tempe, Setelah itu

Isak tangis mengiringi langkah Bunga (13), warga Desa Jaddih, Kecamatan Socah usai kembali dari warung penyetan di depan rumahnya, Minggu (19/3/2017).

Pelaku Pencabulan Sempat menyuruh Kroban Menggoreng Tempe, Setelah itu
TribunJatim/Ahmad Faisol
Bunga (kiri) didampingi neneknya saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bangkalan, Minggu (19/3/2017) 

 TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Isak tangis mengiringi langkah Bunga (13), warga Desa Jaddih, Kecamatan Socah usai kembali dari warung penyetan di depan rumahnya, Minggu (19/3/2017).

Tangisnya memuncak di pangkuan neneknya karena diraba oleh Abd Fatah (46). Kini, tetangganya itu berstatus tersangka setelah hasil visum diketahui, Senin (20/3/2017).

Tindakan pencabulan itu bermula ketika Bunga disuruh membeli tempe penyet di warung sekaligus toko milik tersangka, 20 meter dari rumah korban.

"Di warung itu, korban diminta menggoreng tempe. Saat itu, tersangka meraba tubuh hingga kemaluan korban," ungkap Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo.

Baca: Dituduh Melakukan Pencabulan, Anggota Ormas Radikal Divonis 5 Tahun

Ia menjelaskan, tersangka melanggar Pasal 80 Junto 72 Undang - undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.

"Ia terancam kurungan pidana 15 tahun penjara," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Seperti diketahui, tindakan tersangka memicu amarah keluarga korban. Bahkan, pria dengan tiga anak itu nyaris menjadi amukan warga. Beruntung, dua anggota Kodim 0829 Bangkalan tiba di lokasi.

Keduanya lantas mengamankan tersangka ke Polsek Socah sebelum diserahkan ke Mapolres Bangkalan. Sementara korban, langsung dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk dilakukan visum. (Surya/Ahmad faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help