TribunJatim/

Bahas Soal Pengelolaan Sampah di FGD ITS, Ratu Sampah : Polisi Aja Masih Nyampah

Sri Bebassari, Ratu Sampah yang juga pencetus Undang-Undang tentang pengelolaan sampah ini turut menjadi pembicara dalam acara FGD ITS.

Bahas Soal Pengelolaan Sampah di FGD ITS, Ratu Sampah : Polisi Aja Masih Nyampah
TRIBUNJATIM.COM/ANI SUSANTI
Sri Bebassari, Ratu Sampah saat FGD ITS, Selasa (21/3/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ani Susanti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sri Bebassari, Ratu Sampah yang juga pencetus Undang-Undang tentang pengelolaan sampah ini turut menjadi pembicara dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh Yayasan Peduli Bumi Indonesia (YPBI), Selasa (21/3/2017).

Sri Bebassari dinobatkan menjadi Ratu Sampah dan pernah mendapatkan Kalpataru dari Presiden Jokowi pada tahun 2015.

Baca: Bahas Soal Pengelolaan Sampah di FGD ITS, Ratu Sampah : Polisi Aja Masih Nyampah

Dalam materi pengelolaan sampahnya, ia sempat membagikan pengalamannya soal polisi yang tidak mau membuang sampah pada tempatnya.

"Saya pernah ada di suatu acara, di situ ada polisi, masyarakat dan lain sebagainya. Saya bilang ke satu orang 'Mbak, tolong dong sampahnya dibuang ke tempat sampah', si mbaknya jawab 'Nggak mau, polisinya aja masih buang sampah sembarangan kok'," ujarnya kepada para peserta.

Sri juga menjelaskan tentang pentingnya sosialisasi soal pengelolaan sampah.

Saat menanyakan tentang UU No 18 tahun 2008 yang dia cetuskan tentang pengelolaan sampah, kebanyakan peserta mengaku belum pernah membaca.

"Nah, kan belum pernah baca semua, ini lho pentingnya sosialisasi. Agar seluruh masyarakat bisa tahu, bahkan para pemegang kepentingan," jelasnya.

Sri Bebassari mengatakan semua lembaga pemerintahan termasuk kementerian harus turut berperan aktif dalam penanganan sampah.

Selain diadakan oleh YPBI, acara yang iselenggarakan di Gedung Auditorium BG Munaf Fakultas Teknik Kelautan ITS Surabaya juga bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Program Pasca Sarjana Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

FGD ini dihadiri oleh anggota himpunan mahasiswa pasca sarjana ITS dan aktivis lingkungan yang berasal dari Surabaya dan Jakarta.

Dalam acara ini membahas tentang sistem manajemen pengelolaan sampah terutama bahan Polysterene Foam.

Penulis: Ani Susanti
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help