TribunJatim/

Ngeri, Predator Anak Ini Kerap Pindah Tempat Tinggal, Korban Tindakan Asusilanya Sampai 42 Anak

Samsul Anwar (36), predator anak asal Sumatera Utara, mengaku telah melakukan tindakan asusila pada 42 korbannya.

Ngeri, Predator Anak Ini Kerap Pindah Tempat Tinggal, Korban Tindakan Asusilanya Sampai 42 Anak
Kompas.com/Mei Leandha
Kapolres Tapsel AKBP Rony Samtama bersama Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Jama K Purba saat memberi keterangan pers kasus 42 anak di sodomi, Selasa (21/3/2017) 

TRIBUNJATIM.COM - Samsul Anwar (36), predator anak asal Desa Janji Manahon, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara,  mengaku telah melakukan tindakan asusila pada 42 korbannya.

Dia mengaku menyodomi korbannya pertama kali pada 2004 lalu di Kawasan Jakarta Timur.

Baca: Waspada, Ini 8 Ciri Korban Pedofilia, Nomor 5 Tak Disadari Banyak Orangtua

"Berdasarkan pengakuan pelaku dan hasil pemeriksaan kita, total korbannya 42 anak. Pelaku akan kita kenakan Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar," kata Kapolres Tapsel AKBP Rony Samtama melalui Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Jama K Purba ketika dikonfirmasi, Selasa (21/3/2017).

Di Jakarta, korban pria lajang ini mencapai lima anak, Namun dia sudah lupa identitas mereka.

Kemudian tahun 2006, pelaku pergi ke Semarang hingga 2011. Selama di Semarang, dia mengaku tak beraksi. Setelah itu, dia menuju Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Pertengahan 2011 sampai 2013, dia menyodomi tujuh anak. Setelah tak lagi bekerja, pelaku memutuskan pulang ke kampungnya di Desa Janji Manahon pada 2013.

Baca: Bocah Perempuan ini Ternyata Sudah Penjarakan Ribuan Pedofil, Fakta Soal Dia Mengejutkan

Di desanya itu dia kembali melakukan perbuatannya. Sebanyak 30 anak menjadi korban.

Sehingga total mencapai 42 anak yang menjadi korban pelaku.

Sebelumnya diberitakan, Samsul Anwar (36), terduga pelaku sodomi 30 anak di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, ditangkap di Kota Medan, Sabtu (18/3/2017).

Kapolres Tapsel AKBP Rony Samtana yang dihubungi via telepon membenarkan penangkapan warga Batang Angkola, Kabupaten Tapse, itu di Medan.

Menurut dia, saat ini pelaku sudah diamankan di Polresta Tapsel. Soal total jumlah korban dan motif pelaku melakukan perbuatannya, Rony menuturkan, ada 30 anak. (Kompas.com, Mei Leandha)

Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help