Pelebaran Jalan Pandegiling Makan 90 Bangunan, Ini Reaksi Keras DPRD Surabaya

DPRD Surabaya langsung bereaksi keras terhadap rencana pelebaran Jalan Pandegiling yang memakan 90 bangunan.

Pelebaran Jalan Pandegiling Makan 90 Bangunan, Ini Reaksi Keras DPRD Surabaya
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Jalan Pandegiling Surabaya yang akan dilebarkan. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Langkah pemkot yang akan melebarkan jalan di Pandegiling dengan menertibkan 90 bangunan liar mendapatkan sorotan dan reaksi keras dari anggota DPRD Surabaya Komisi A.

Mereka minta penertiban bangunan liar disana harus didahului dengan proses sosialisasi dan menyediakan solusi.

"Kami baru saja rapat dengan Satpol terkait rencana penertiban itu. Sebab Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) sudah mengeluarkan bantib untuk penertiban bangunan liar disana," ucap anggota Komisi A, Fatkhur Rohman, Selasa (21/3/2017).

Dalam bantib yang diajukan oleh DPUBMP tersebut, rencananya pasca penertiban bangunan liar di sana akan ada pelebaran jalan berupa pengaspalan dan juga pemagaran.

Yang menjadi sorotan, dikatakan politisi PKS ini bangunan di sana cukup banyak. Yaitu hingga 90 titik.

"Yang harus dikawal adalah jangan sampai niat baik penertiban justru menimbulkan masalah baru. Langkah penertiban harus sepaket dengan penyediaan solusi," tegas Fatkhur.

Baca: Lebarkan Jalan Pandegiling, Pemkot Surabaya Akan Gusur 90 Bangunan

Pantauan di lapangan, di sepanjang Jalan Pandegiling Barat sisi utara yang akan terdampak penertiban itu rata-rata adalah pedagang dan juga rumah tinggal.

Menurut Fatkhur, warga yang terdampak penertiban itu harus dijaminkan opsi rumah tinggal ataupun tempat usaha baru.

"Kalau memang ada relokasi dan penggusuran, maka harus sudah jelas skemanya. Bagi yang buka usaha dipastikan di pasar mana untuk ganti jualan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help