Jemaat Misa Sabtu Suci Membeludak, Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria Buat Misa Jadi Dua Sesi

"Karena umatnya terlalu banyak sehingga harus dibagi dua kali," ujar Roni, ketua Panitia dalam acara tersebut.

Jemaat Misa Sabtu Suci Membeludak, Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria Buat Misa Jadi Dua Sesi
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Jemaat Katolik sudah tampak memasuki Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria di Jalan Kepanjen, Surabaya pada (15/4/2017) sekitar pukul 17.00 WIB, meskipun Ibadah Misa Sabtu Suci Baru dimulai pukul 18.00 WIB. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sekitar 2500 umat Katholik merayakan malam paskah atau Sabtu Suci di Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria Jalan Kepanjen Surabaya pada hari Sabtu (15/4/2017).

Perayaan misa Sabtu Suci kali ini, dibagi menjadi dua sesi.

Sesi yang pertama dimulai pukul 18.00WIB sampai pukul 20.45WIB, sedangkan yang kedua dimulai pukul 22.00WIB sampai 11.30WIB.

"Karena umatnya terlalu banyak sehingga harus dibagi dua kali," ujar Roni, ketua Panitia dalam acara tersebut.

Walaupun gereja tertua di Surabaya itu sudah memasang terop dan kursi tambahan, semua itu ternyata tidak bisa menampung jemaat yang begitu banyak.

Puluhan jemaat pun sudah tampak memasuki bangunan gereja pada Sabtu (15/4/2017) pukul 17.00 WIB, meskipun Misa pertama baru dimulai pukul 18.00.

Untuk sesi pertama perayaan misa di gereja tersebut dihadiri lebih kurang 2000 jemaat, sedangkan sesi kedua sekitat 500 jemaat.

"Karena di sesi yang pertama ada pembaptisan, sehingga waktunya lebih lama daripada sesi yang kedua," tambah Roni.

Menurut Roni, ada sekitar 80 orang yang akan dibaptis pada malam tersebut.

"Setelah mempelajari dan paham ilmu Katholik, istilahnya mereka dibaptis atau disahkan menjadi umat Katholik," tambah Roni

Tampak Polisi sudah mulai berjaga di luar gereja, dan pada saat masuk ke gereja semua orang harus dicek terlebih dahulu.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help