TribunJatim/

Kampus di Surabaya

Menilai Pembersih Mulut di Pasaran Mengandung Karbol, Unair Produksi Mouthwash Ramah Lingkungan

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengeluarkan produk mouth wash atau pencuci mulut yang lebih ramah lingkungan...

Menilai Pembersih Mulut di Pasaran Mengandung Karbol, Unair Produksi Mouthwash Ramah Lingkungan
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Produk Mouth Wash garapan Universitas Airlangga, yang dipamerkan pada Jumat (28/4/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengeluarkan produk mouth wash atau pencuci mulut yang lebih ramah lingkungan daripada produk pencuci mulut yang beredar di pasaran.

Produk tersebut diberi nama FORDONTIS-120 mouthwash.

Produk tersebut dianggap lebih ramah lingkungan dan aman digunakan karena menggunakan bahan utama herbal yaitu Nigella Sativa Seed Extract atau ekstra biji jinten hitam.

"Kalau produk yang ada dipasaran biasanya ada bahan kimia karbol, jadi kalau sudah dipakai kumur dan dibuang kurang ramah bagi lingkungan," ujar Andi Zaidan, Sekretaris Lembaga Pengembangan Produk Akademik dan HAKI Unair, hari Jumat (28/4/2017).

Fordontis memiliki dua varian rasa yaitu mint dan orange atau jeruk.

Menurut Andi mouth wash ini bisa untuk membersihkan dan menjaga kesegaran bau mulut, melawan plak, serta menjaga kesehatan gigi dan gusi.

Untuk menghasilkan produk ini, Ernie Maduratna selaku peneliti menghabiskan waktu lebih kurang tiga tahun.

"Produk ini dikomersilkan dan dijual secara retail. Kita juga sudah bekerjasama dengan Konimex," tambah Andi pada acara Inovasi Universitas Airlangga Untuk Percepatan Pengembangan Industri Kesehatan Nasional, di Kampus C Unair Mulyorejo, Surabaya.

Fordontis merupakan implementasi nyata dari disiplin ilmu yang biasanya tidak pernah diwujudkan dan tidak bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Jangan tulisan dan berakhir di jurnal saja, tapi harus ada produknya," ucap Andi.

Walaupun hasil riset Unair, tidak ada sama sekali identitas Unair yang melekat di kemasan Fordontis.

"Tidak masalah, ini memang murni untuk komersil," tutup Andi.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help