TribunJatim/
Home »

Jatim

Desa Pinggir Anak Sungai Ini Mampu Kumpukan dana Swadaya Mencapi Rp 3 Miliar

Bagi Desa Dinoyo di Kecamatan Deket, Lamongan, Jawa Timur membangun masjid dan kantor balai desa dengan dana miliaran rupiah rupanya bukan masalah. Me

Desa Pinggir Anak Sungai Ini Mampu Kumpukan dana Swadaya Mencapi Rp 3 Miliar
Surya/Hanif manshuri
Bupati Lamongan Fadeli saat menandatangani prasasti pada puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM)) ke X1V dan hari dan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-45 di Balai Desa Dinoyo, Kamis (18/5/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Bagi Desa Dinoyo di Kecamatan Deket, Lamongan, Jawa Timur membangun masjid dan kantor balai desa dengan dana miliaran rupiah rupanya bukan masalah. Mereka punya dua masjid senilai Rp 3 miliar dan balai desanya Rp 1,5 miliar.

“Kami secara swadaya mengumpulkan dana, untuk membangun dua masjid yang menelan dana Rp 3 miliar. Sementara kantor desa ini menghabiskan dana hingga Rp 1,5 miliar, " ungkap Kepala Desa Dinoyo Arifin Aries Sandy saat Puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV dan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-45 di Balai Desa Dinoyo, Kamis (18/5/2017).

Acara itu dihadiri Bupati Fadeli bersama Ketua TP PKK Lamongan Makhdumah Fadeli dan Wabup Kartika Hidayati. Ketua DPRD Kaharudin yang juga warga setempat terlihat hadir bersama Kapolres AKBP Juda Nusa Putra.

Terkait melimpahnya anggaran pembangunan di desa, Bupati Fadeli mewant-wanti agar Kades memiliki visi yang jelas. Jangan sampai Kades bingung, terkait penggunaan dana desa.

Dia meminta Kades tidak hanya terpaku pada pembangunan infrastruktur. Karena dana desa itu sesuai petunjuk penggunaannya, bisa untuk pembangunan bidang lain.

“Kades harus bisa jabarkan apa yang dibutuhkan desanya. Buat prioritas dengan visi yang jelas. Kalau perlu RPJMDes yang sudah tidak relevan dengan kebutuhan desa bisa direvisi. Initinya dana pembangunan harus bermanfaat sepenuhnya untuk kesejahteraan desanya, “ pintanya.

Disampaikan terpisah oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Khusnul Yaqin, dana swadaya masyarakat selalu meningkat. Tahun 2015 terkumpul sebanyak Rp 145 miliar untuk berbagai kegiatan. Sedangkan di tahun 2016 naik menjadi Rp 168,7 miliar.

Untuk anggaran pembangunan di desa, dia menyebut dari sumber Dana Desa saja mencapai Rp 363 miliar. Kemudian dari Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 125 miliar, dana bagi hasil pajak Rp 15,86 miliar dan dari pos Bantuan Keuangan Desa sebesar Rp 20 miliar. (Surya/ Hanif Manshuri )

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help