TribunJatim/
Home »

Jatim

Operasi Timpora di Lamongan Amankan 2 TKA

Operasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dengan pihak Imigrasi Tanjung Perak Surabaya di sejumlah perusahaan berhas

Operasi Timpora di Lamongan Amankan 2 TKA
Surya/Hanif manshuri
Dua TKA yang diamankan, Kamis (18/5/2017) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Operasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dengan pihak Imigrasi Tanjung Perak Surabaya di sejumlah perusahaan berhasil mengamankan dua tenaga kerja asing (TKA), Kamis (18/5/2017).

Semula pemeriksaan tertuju pada 3 orang TKA yang berasal dari China dan Taiwan terkait kelengkapan dokumen keimigrasiannya.

Tiga nama itu diantaranya, Chin Mu Hsu (46) Taiwan, Ma Qiang (51) dan Tan Xiachao (31). Dan setelah diadakan pengecekan, Tim PORA Kab. Lamongan dan pihak Imigrasi Tanjung Perak, ada seorang TKA diamankan, yakni Ma Qiang, karena TKA tersebut tidak bisa menunjukkan Pasport aslinya.

Dan menurut Ma Qiang , pasportnya dipegang oleh pendampingnya di Surabaya bernama, Ny Yuda.
Selain itu, Ma Qiang melakukan pelanggaran terkait administrasi yang dimilikinya dimana pada IMTAnya menjabat sebagai Marketing Advisor namun pada surat KITAS, menjabat sebagai Manager Operasional.

"Ini sudah melanggar tata tertib administrasi dari TKA tersebut," kata Sudjito, Kepala Kesbangpol kepada Surya, Kamis (18/5/2017).

Dan pada saat Tim PORA Lamongan dan pihak Imigrasi Tanjung Perak Surabaya akan meninggalkan PT. Yuan Feng dan menuju ke sasaran kedua, Tim menangkap 1 orang TKA wanita yang merupakan pegawai Buildyet Indonesia yang pada saat itu tenaga kerja asing itu melakukan kegiatan pengecekan barang di PT. Yuan Feng.

Baca: 10 Wajah Para Mantan Pacar Artis Sebelum Terkenal, yang Bikin Syok Malah Liat Gaya Pacarannya!

Menurut pihak Imigrasi TKA ini melakukan pelanggaran karena pada saat keluar dari tempat kerja tidak membawa pasport, sehingga pihak Imigrasi memutuskan untuk mengamankan TKA tersebut.

"Kita bersama petugas Imigrasi Tanjung Perak Surabaya memutuskan untuk mengamankan dan membawa 2 orang TKA tersebut ke Kantor Imigrasi Tanjung Perak," katanya.

Saat Tim mengadakan koordinasi dengan HRD dari PT Buildyet Indonesia terkait jumlah TKA yang bekerja di perusahaan Buildyet Indonesia dan kelengkapan administrasi dari TKA.

Saat mengecek administrasi TKA wanita (pegawai dari Perusahaan Buildyet Indonesia) yang ditangkap di PT. Yuan Feng Indonesia karena tidak membawa administrasi lengkap, yakni Huizhen.(Surya/Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help