TribunJatim/

Saat Terjadi Bencana Hubungi Basarnas, Telepon di Nomor ini . . .

Koordinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Trenggalek, Asnawi mengakui masyarakat belum terlalu mengenal lembaganya.

Saat Terjadi Bencana Hubungi Basarnas, Telepon di Nomor ini . . .
ISTIMEWA
Eskavator milik Basarnas yang akan dipindahkan setelah proses pencarian 24 korban longsor di Desa Banaran, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dihentikan Senin (10/4/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Koordinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Trenggalek, Asnawi mengakui masyarakat belum terlalu mengenal lembaganya.

Padahal peran masyarakat sangat penting untuk kecepatan informasi setiap bencana yang terjadi.

“Semakin cepat informasi disampaikan kepada kami, maka semakin cepat respon kami terhadap bencana. Tapi selama ini ternyata masyarakat secara umum belum terlalu akrab dengan Basarnas,” ucap Asnawi, Kamis (19/5/2017).

Asnawi mengungkapkan, selama ini jika terjadi bencana masyarakat lebih dulu melapor ke polisi. Jika polisi yang dilapori tanggap, informasi tersebut lekas dilaporkan ke Basarnas.

“Tapi selama ini laporan bencana banyak yang lambat dilaporkan. Akibatnya responnya juga terlambat,” tambah Asnawi.

Selama ini potensi SAR yang telah dibina Basarnas telah mempunyai respon yang baik. Mereka segera melaporkan setiap kejadian bencana ke Basarnas.

Diakui Asnawi, perlu upaya untuk mengenalkan Basarnas lebih luas. Khususnya Pos SAR Trenggalek yang meliputi tiga kota dan sembilan kabupaten.

Baca: Tangkal Bencana dan Marabahaya, Ratusan Ayam Bakar Utuh Dibawa ke Telaga Sarangan

Yaitu Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Kabupaten Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Nganjuk, Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo dan Kabupaten Kediri.

“Personil kami disiagakan selama 24 jam untuk merespon semua informasi bencana yang masuk,” ujar Asnawi.

Basarnas Pos SAR Trenggalek menyediakan emergency call di nomor 115. Selain itu masyarakat juga bisa menghubungi melalui nomor telepon 0355 – 794710. (Surya/David Yohanes)

Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help