TribunJatim/
Home »

Jatim

Gencarkan Razia di Kos-kosan saat Ramadan

Petugas Satpol PP Kota Blitar akan menggencarkan razia di tempat kos menjelang Ramadan. Petugas sering mendapat laporan sejumlah tempat kos di Kota Bl

Gencarkan Razia di Kos-kosan saat Ramadan
TribunJatim/Mohammad Romadoni
Pemandu lagu karaoke dirazia BNNK Kediri 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Petugas Satpol PP Kota Blitar akan menggencarkan razia di tempat kos menjelang Ramadan. Petugas sering mendapat laporan sejumlah tempat kos di Kota Blitar disalahgunakan untuk tindak asusila dan pesta miras.

"Selain hotel dan tempat hiburan, kami juga akan gencarkan razia di tempat kos. Banyak laporan yang masuk ke kami kalau tempat kos digunakan mesum dan pesta miras," kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kota Blitar, Agus Suherli, Jumat (19/5/2017).

Dikatakannya, ada sejumlah tempat kos yang ditengarai digunakan sebagai tempat mesum. Di antaranya di wilayah Jl Jati, Kecamatan Sukorejo, Jl Nias dan Jalan Pramuka. Dua nama jalan terakhir itu berada di Kecamatan Sananwetan.

Tempat kos di beberapa lokasi itu memang banyak ditinggali perempuan yang bekerja sebagai pemandu lagu. Kondisi tempat kos juga bebas karena pemilik kos tidak tinggal jadi satu di lokasi.

"Kami sudah mengimbau para pemilik kos agar lebih teliti dengan penghuni kosnya," ujarnya.

Dalam waktu dekat, petugas juga akan mengumpulkan para pemilik tempat hiburan malam. Petugas mengimbau ke para pemilik tempat hiburan malam agar mengatur jam buka saat Ramadan nanti.

Baca: Komplotan Perampok Palembang Terapkan Siasat Tembak Ban dan Pecah Kaca

"Kami juga masih menunggu surat imbauan dari Wali Kota soak pengaturan jam buka tempat hiburan," ujarnya.

Secara terpisah, Kapolres Blitar Kota, AKBP Heru Agung Nugroho, mengatakan polisi akan membackup Satpol PP dalam razia menjelang maupun saat Ramadan. Menurutnya, polisi tidak hanya fokus soal razia di hotel maupun di tempat hiburan.

Tetapi, polisi juga akan menertibkan aktivitas warga yang menjelang waktu sahur keliling dengan membawa sound system.

"Kegiatan itu kami larang, karena mengganggu warga lain," katanya.

Menurutnya, sudah menjadi kebiasaan bagi warga tiap menjelang sahur keliling untuk membangunkan warga lain saat Ramadan. Biasanya, ada warga yang keliling menggunakan mobil dengan membawa sound system.

"Asal tidak bawa pengeras suara atau sound system tidak masalah. Kalau bawa sound system kami tertibkan," ujarnya.(Surya/Samsul Hadi)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help