TribunJatim/
Home »

Jatim

Komplotan Perampok Palembang Terapkan Siasat Tembak Ban dan Pecah Kaca

Tiga perampok komplotan Palembang yang dilumpuhkan anggota resmob Polres Lamongan, Kamis, (18/5/2017) selama beraksi menggunakan siasat tembak ban, pe

Komplotan Perampok Palembang Terapkan Siasat Tembak Ban dan Pecah Kaca
Surya/Hanif manshuri
Tiga perampok komplotan Palembang yang ditembus timah panah saat dirawat di RSUD dr Soegiri, Kamis (18/5/2017) 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Tiga perampok komplotan Palembang yang dilumpuhkan anggota resmob Polres Lamongan, Kamis, (18/5/2017) selama beraksi menggunakan siasat tembak ban, pecah kaca dan cukit jok.

"Ketiga tersangka saat beraksi selalu membuat alternatif dari tiga cara yang biasa dilakukan," kata Kasat Reskrim, AKP Yadwivana Jumbo Qantasson kepada Surya.co.id, Jumat (19/5/2017).

Namun kalau kepepet, bisa juga nekat menebas korbannya ataupun mereke yang dianggap menghalanginya.

Sementara saat diamankan, polisi berhasil mengamankan palu, obeng dan alat tembak ban.
Itu adalah alat bukti yang diamankan dari tangan tiga pelaku.

Komplotan ini sangat terkoordinir dan setiap aksinya. Ada yang bertugas memetakan atau menggambar situasi sasaran, eksekutor dan juga pelaku eksekusi bagi siapapun yang menghalangi.

Demikian juga dengan tempat tinggal, selalu berpindah - pindah saat setelah berhasil merampok atau mencuri dengan sasaran nasabah bank.

Ada base camp, namun begitu setelah berhasil merampok langsung pindah tempat, yakni selalu di hotel.
Dan di hotel ini, para tersangka dilanjutkan pembagian uang hasil rampokan.

Kebiasaannya, pelaku juga tidak langsung kembali ke base camp. Mereka menyebar untuk pulang ke daerah asal Palembang.

Wilayah yang ditinggalkan kemudian digantikan dengan pemain lain yang masih satu komplotan dengan jaringan Palembang.

Media kendaraannya, dua unit sepeda motor Yamaha Yupiter dialih tangankan ke pemain yang menggantikan mereka.

"Wilayah operasinya masih tetap di Mojokerto, Lamongan dan Gresik dengan sasaran spesialis nasabah yang baru keluar dari bank," ungkap Jumbo.

Baca: ITS Surabaya Akan Beri Label Halal pada Produk Minuman Buatan Warga Eks Lokalisasi Dolly

Mereka yang tertangkap juga biasanya tetap bungkam siapa saja teman - teman mereka yang lainnya.

"Makanya para tersangka ini sangat nekat dan berani melawan polisi. Prinsipnya agar jaringannya tidak terungkap. Cukup mereka yang nahas tertangkap," katanya.

Komplotan Palembang ini sangat piawai dalam aksinya, bahkan tekun memetakan lokasi sasarannya. (Surya/Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: YONY iSKANDAR
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help