TribunJatim/
Home »

Jatim

Polisi Segel Sebuah Gudang Penuh Garam Impor, Dugaannya Lakukan Pelanggaran Ini

Polisi menyegel gudang yang diduga menyalahgunakan izin peredaran garam konsumsi milik sebuah perusahaan.

Polisi Segel Sebuah Gudang Penuh Garam Impor, Dugaannya Lakukan Pelanggaran Ini
TRIBUNJATIM.COM/ADENG SEPTI IRAWAN
Tumpukan garam yang siap didistribusikan menjelang Ramadhan di Pabrik Pengolahan Garam milik PT. Garam, Manyar, Gresik, Jumat (19/5/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Adeng Septi Irawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polisi menyegel gudang yang diduga menyalahgunakan izin peredaran garam konsumsi milik sebuah perusahaan yang berlokasi di kawasan Mayjen Sungkono, Kabupaten Gresik.

Selain menyegel gudang, polisi juga memasang garis polisi di alat produksi dan tumpukan garam yang ada di gudang itu.

"Total garam yang kami sita sebanyak 116.000 ton," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin di lokasi penyegelan, Jumat (19/5/2017).

Menurut Machfud, garam-garam itu diimpor dari Australia.

"Garam tersebut seharusnya digunakan untuk industri, namun di pabrik ini dikemas kembali lalu dijual di masyarakat umum," kata Irjen Pol Machfud Arifin.

Machfud Arifin mengaku penggrebekan itu berawal dari informasi masyarakat yang kemudian dilakukan pemantauan hingga terbongkarnya kasus itu.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengucapkan terima kasih kepada polisi yang berhasil membongkar praktek curang perdagangan jelang bulan Ramadhan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada kepolisian di wilayah Jawa Timur karena telah berupaya melakukan penggerebekan pedagang nakal jelang ramadhan," ujarnya.

Penulis: Adeng Septi Irawan
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help